Manis Saat Pilkada, Pahit Saat Kemarau: Setahun Warga Aru Morotai Jaya Terjerat Krisis Air Bersih

- Wartawan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:36 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang warga Desa Aru, Kecamatan Morotai Jaya, Kabupaten Pulau Morotai, mengendarai sepeda motor sambil membawa jerigen untuk mengambil air bersih di tengah keterbatasan akses air bersih yang masih dihadapi warga desa. Dok. HABAR INDONESIA/Sufandi.

Seorang warga Desa Aru, Kecamatan Morotai Jaya, Kabupaten Pulau Morotai, mengendarai sepeda motor sambil membawa jerigen untuk mengambil air bersih di tengah keterbatasan akses air bersih yang masih dihadapi warga desa. Dok. HABAR INDONESIA/Sufandi.

MOROTAI, HabarIndonesia.id – Warga Desa Aru, Kecamatan Morotai Jaya, Kabupaten Pulau Morotai, menghadapi krisis air bersih yang telah berlangsung selama kurang lebih satu tahun. Tidak berfungsinya fasilitas air bersih pemerintah membuat warga terpaksa memanfaatkan air dari sungai kecil untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, mulai dari memasak, mandi hingga mencuci.

Keluhan tersebut disampaikan salah seorang warga Desa Aru, Enos. Ia mengatakan hingga kini belum ada perhatian serius dari Pemerintah Desa Aru maupun Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai untuk membenahi infrastruktur air bersih yang tidak lagi berfungsi.

“Sudah satu tahun kami mengambil air menggunakan galon di kali kecil untuk keperluan mandi, memasak, dan kebutuhan lainnya. Pemerintah desa dan Pemda Morotai sama sekali tidak pernah memperhatikan kondisi air yang sudah lama tidak mengalir ini,” ujar Enos saat menyampaikan keluhannya.

Kondisi tersebut semakin memprihatinkan karena Kecamatan Morotai Jaya kini memasuki musim kemarau. Ketersediaan air di sungai kecil yang selama ini dimanfaatkan warga pun semakin menyusut.

Warga menilai Pemerintah Desa Aru belum melakukan koordinasi secara intensif dengan dinas terkait di tingkat daerah untuk menangani persoalan tersebut. Mereka juga menyayangkan lambatnya respons pemerintah daerah terhadap krisis air yang telah berlangsung selama setahun.

Padahal, menurut warga, Kecamatan Morotai Jaya merupakan salah satu basis daerah pemilihan (dapil) pendukung pasangan Bupati Rusli-Rio pada pilkada lalu. Warga berharap janji pelayanan publik dan pembangunan infrastruktur dasar dapat direalisasikan tanpa membedakan wilayah.

Warga Desa Aru menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah, terutama penanganan segera terhadap jaringan air bersih yang tidak berfungsi. Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai dan Dinas PUPR/PDAM diminta turun langsung meninjau kondisi jaringan pipa air di desa tersebut.

Pemerintah Desa Aru juga diminta lebih proaktif berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar solusi jangka pendek maupun jangka panjang dapat segera direalisasikan. Selain itu, warga mendesak adanya distribusi air bersih darurat selama musim kemarau berlangsung.

Hingga berita ini diturunkan, warga Desa Aru masih menantikan langkah nyata dari Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai dan Pemerintah Desa Aru agar akses terhadap air bersih dapat kembali dinikmati secara normal.

(Sufandi)

Berita Terkait

Bassam Tegaskan 550 Ribu Bibit Kelapa Harus Hidup, Berbuah dan Tingkatkan Pendapatan Petani
Bassam Fokus Bangun Dapil III 2027, Air Bersih hingga Jalan Jadi Prioritas
Lahan 10 Hektare Siap, BLK Halsel Rp72 Miliar Mulai Dibangun Oktober
BUMD Malut Didorong Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Penyumbang PAD
Pimpin Apel Gabungan, Bupati Bassam Tekankan ASN Harus Bekerja dengan Integritas
Bupati Bassam Perkuat Kerangka Regulasi Halsel Lewat Lima Ranperda Tahun 2027
Bupati Bassam, Dakwah Harus Hadir di Tengah Persoalan KDRT dan Kekerasan Anak
Hadiri Sinkronisasi Listrik desa ESDM, Sekda Haltim Dorong Percepatan Pemerataan Listrik di Pedesaan

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 01:11 WIT

Bassam Tegaskan 550 Ribu Bibit Kelapa Harus Hidup, Berbuah dan Tingkatkan Pendapatan Petani

Rabu, 30 September 2026 - 01:04 WIT

Bassam Fokus Bangun Dapil III 2027, Air Bersih hingga Jalan Jadi Prioritas

Selasa, 29 September 2026 - 20:32 WIT

Lahan 10 Hektare Siap, BLK Halsel Rp72 Miliar Mulai Dibangun Oktober

Senin, 28 September 2026 - 20:18 WIT

Pimpin Apel Gabungan, Bupati Bassam Tekankan ASN Harus Bekerja dengan Integritas

Jumat, 25 September 2026 - 23:49 WIT

Bupati Bassam Perkuat Kerangka Regulasi Halsel Lewat Lima Ranperda Tahun 2027

Kamis, 24 September 2026 - 21:50 WIT

Bupati Bassam, Dakwah Harus Hadir di Tengah Persoalan KDRT dan Kekerasan Anak

Kamis, 24 September 2026 - 19:14 WIT

Hadiri Sinkronisasi Listrik desa ESDM, Sekda Haltim Dorong Percepatan Pemerataan Listrik di Pedesaan

Kamis, 24 September 2026 - 14:22 WIT

Pelantikan IKT Haltim 2026–2030, Sultan Tidore dan Bupati Ubaid Yakub Tekankan Persatuan

Berita Terbaru