HALSEL, HabarIndonesia.id — Pemkab Halmahera Selatan menyalurkan 550 ribu bibit kelapa varietas unggul lokal untuk menggarap sekitar 5.000 hektare lahan, menyasar 200 kelompok tani di 23 kecamatan dan 95 desa.
Bantuan diserahkan secara simbolis Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba di MTs Moifi, Desa Panambuang, Bacan Selatan, Selasa (29/9/2026).
Kepala Dinas Pertanian Halsel Sumiati Aljogja menyebut distribusi sempat tertunda akibat cuaca. Petani diminta segera menanam jika lahan siap atau menitipkan bibit di nursery.
Bassam menegaskan bantuan tidak boleh berhenti sebagai seremoni. Bibit harus dirawat hingga tumbuh dan menghasilkan.
“Bibit ini harus dijaga dan dirawat. Jangan sampai setelah menerima bantuan kemudian tidak dikembangkan,” tegas Bassam.
Bassam menargetkan tanaman mulai memberi hasil ekonomi bagi keluarga petani dalam sekitar tiga tahun.
Ia juga mendorong hilirisasi kelapa, agar daging, tempurung, sabut dan air kelapa dapat diolah menjadi produk bernilai tambah.
Untuk 2027, kata dia, tujuh kecamatan yang belum mendapat bantuan direncanakan menjadi sasaran berikutnya.
Lanjut Bassam, kini tantangannya jelas, bukan berapa banyak bibit dibagikan, tetapi berapa banyak yang hidup, berbuah, dan benar-benar meningkatkan pendapatan petani.
(Ian)






