Gebrakan Politik Maluku Utara, Dari 3 ke 6 Kursi DPR RI, Ini Strateginya

- Wartawan

Selasa, 21 April 2026 - 17:01 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE — HabarIndonesia.id – Pertemuan Partai Politik di Provinsi Maluku Utara menghasilkan dua skema strategis guna meningkatkan keterwakilan daerah di DPR RI pada Pemilu 2029.

Gagasan ini disampaikan dalam forum diskusi politik yang berlangsung di Kantor DPW Partai NasDem Maluku Utara, Ternate. Selasa, 21/04/26.

Forum tersebut dihadiri oleh Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, Ketua KPU RI Muhammad Afifudin, Ketua Komisi II DPR RI M. Rifqinizamy Karsayuda, serta unsur pimpinan partai politik, organisasi kemasyarakatan (Ormas), organisasi kepemudaan (OKP), akademisi, pegiat demokrasi, pemantau pemilu, Bawaslu, dan KPU Provinsi Maluku Utara.

Ketua Petemuan Kelompok (Kaukus) Parpol Maluku Utara, Muhlis Tapi Tapi, mengungkapkan bahwa terdapat dua opsi utama yang sedang diperjuangkan.

Pertama, penambahan jumlah kursi DPR RI dari tiga menjadi empat kursi. Kedua, pemecahan daerah pemilihan (dapil) Maluku Utara menjadi dua dapil dengan alokasi masing-masing tiga kursi.

“Jika dua dapil masing-masing memiliki tiga kursi, maka total kursi DPR RI untuk Maluku Utara dapat meningkat menjadi enam kursi,” ujar Muhlis dalam forum tersebut.

Ia menjelaskan bahwa pembagian dapil didasarkan pada karakter geografis wilayah kepulauan.

Dapil Maluku Utara I direncanakan mencakup wilayah Halmahera Selatan hingga Pulau Taliabu, sementara Dapil Maluku Utara II meliputi Kota Ternate, Halmahera Barat, Halmahera Tengah, Halmahera Timur, Halmahera Utara, dan Pulau Morotai.

Wacana ini muncul dalam konteks pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu, khususnya terkait alokasi kursi dan penataan dapil dengan mempertimbangkan district magnitude serta kondisi geografis daerah kepulauan.

Untuk menindaklanjuti usulan tersebut, Pertemuan Kelompok (Kaukus) Partai Politik Maluku Utara bersama Partai NasDem berencana mengajukan rekomendasi resmi kepada Gubernur Maluku Utara sebelum dibawa ke tingkat pusat melalui forum Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Jakarta.

Sekretaris Pertemuan Kelompok (Kaukus) Parpol Maluku Utara, Abdul Aziz Hakim, menegaskan bahwa pembentukan regulasi harus berbasis pada aspirasi publik yang objektif dan kolektif.

“Ini bukan suara perorangan, melainkan suara kolektif masyarakat Maluku Utara yang harus menjadi pertimbangan dalam pembentukan undang-undang,” ujarnya.

Menurut Aziz, konfigurasi politik hukum nasional saat ini memberikan peluang bagi daerah dengan jumlah penduduk relatif kecil untuk memperoleh tambahan kursi perwakilan di DPR RI.

“Jika usulan ini diakomodasi, maka akan mencerminkan produk hukum yang responsif serta mampu mewakili kepentingan publik secara lebih adil,” pungkasnya.

(Ala/red)

Berita Terkait

Nasri Abubakar Siapkan Konsolidasi Demokrat Malut, Bidik Satu Kursi DPR RI pada Pemilu 2029
AHY Minta Demokrat Maluku Utara Perkuat Konsolidasi dan Tingkatkan Kursi Legislatif pada Pemilu 2029
Herman Khaeron Optimistis Nasri Abubakar Mampu Dongkrak Kursi Demokrat Maluku Utara pada Pemilu 2029
HUT ke-15 NasDem, DPW dan DPD Kota Ternate Gelar Senam Sehat Bertajuk NasDem Bugar
Nasri Abubakar Kembalikan Formulir Calon Ketua Demokrat Malut, Siapkan Strategi Rebut Kursi DPRD
Sambut HUT ke-15, NasDem Malut Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis hingga Ribuan Kupon Paket Sembako
Ardian Idhan Terpilih Pimpin Golkar Ternate, Bidik Ketua DPRD pada Pemilu 2029
Peringati HUT ke-62, Golkar Malut Gelar Aksi Sosial dan Bidik Kemenangan Pemilu 2029

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:55 WIT

Tingkatkan Pelayanan dan Pengawasan TKA, Imigrasi Ternate Jalin Kerja Sama dengan Harita Nickel

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:36 WIT

Mantan Kepala Puskesmas Buli Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOK, Negara Rugi Rp524 Juta

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:56 WIT

Gubernur Sherly Gandeng BNN RI, Tiga Program Disiapkan untuk Tekan Penyebaran Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:20 WIT

Dugaan Penyaluran BBM APMS Dolik ke Sali Bay Resort Mencuat, Publik Minta Transparansi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:04 WIT

Gadis 19 Tahun Asal Halsel Dilaporkan Hilang, Keluarga Telusuri Keberadaannya hingga Maluku

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:34 WIT

Kapolres Halsel Turun ke Sekolah Beri Pesan Tegas kepada Pelajar, Jauhi Narkoba, Miras, dan Tawuran

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:46 WIT

Kasus Zahra Berkah Masih Bergulir, Polres Ternate Himpun Sitaan Lebih dari Rp3 Miliar

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:26 WIT

CV Lexios Jaya Utama Layangkan Somasi II, HK-MAP KSO Didesak Lunasi Tunggakan Rp1,57 Miliar

Berita Terbaru