TERNATE – HabarIndonesia.id – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Hidayatullah Sjah II menggelar kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di SMA Negeri 3 Kota Ternate, sebagai bagian dari upaya memperkuat nilai-nilai kebangsaan di kalangan generasi muda. Kamis, 05/04/26.
Sesuai informasi yang di himpun oleh media HabarIndonesia.id, Kegiatan kegiatan berlangsung di Laboratorium Biologi–Kimia sekolah tersebut dihadiri puluhan siswa, dewan guru, serta perwakilan komite sekolah.
Sosialisasi ini bertujuan menanamkan pemahaman mendalam mengenai pilar-pilar utama kehidupan berbangsa dan bernegara kepada para pelajar.
Dalam pemaparannya, Hidayatullah Sjah II menegaskan bahwa pemahaman terhadap 4 Pilar Kebangsaan menjadi fondasi penting dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Generasi muda harus memahami nilai-nilai kebangsaan agar mampu menjaga persatuan dan menjadi bagian dari solusi dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa,” ujarnya di hadapan para peserta.
Lanjutnya, Adapun 4 Pilar Kebangsaan yang disosialisasikan meliputi Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai konstitusi negara, Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai bentuk negara, serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan pemersatu bangsa.
Dalam sesi dialog interaktif, Kata dia para siswa tampak antusias mengajukan berbagai pertanyaan terkait tantangan kebangsaan di era digital, isu intoleransi, hingga peran generasi muda dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman.
Menanggapi hal tersebut, Hidayatullah Sjah menekankan bahwa pelajar di Kota Ternate memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi agen perubahan yang menjunjung tinggi nilai persatuan, toleransi, serta semangat gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat.
Sementara itu, Kepala SMA Negeri 3 Kota Ternate, Karim Narawi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan sosialisasi tersebut.
“Kegiatan semacam ini sangat penting dalam membentuk karakter siswa yang berintegritas, berwawasan kebangsaan, serta mampu menjadi pelopor perdamaian di tengah keberagaman,” ungkapnya.
Melalui kegiatan, Karim berharapkan para pelajar tidak hanya memahami 4 Pilar Kebangsaan secara teoritis, tetapi juga mampu mengimplementasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat.
(Rian Momole)












