Pesantren Miftahul Ulum Yahyawiyah Hidupkan Diskursus Studi Kitab dengan Pendekatan Kontemporer

- Wartawan

Jumat, 22 Agustus 2025 - 16:09 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PATI – HabarIndonesia. Pondok Pesantren Miftahul Ulum Yahyawiyah, Desa Talun, Kayen, Pati, kembali menggelar forum ilmiah yang menghidupkan semangat intelektual para santri. Jumat, 22/08/25.

Dengan tema “Ragam Pendekatan Studi Kitab di Era Kontemporer”, forum ini berhasil menyedot perhatian karena menghadirkan pemikiran segar yang menjembatani tradisi klasik dan kebutuhan zaman modern.

Pengasuh pesantren sekaligus akademisi, Dr. Mukhammad Agus Zuhurul Fuqohak, M. S. I., tampil sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, ia menegaskan bahwa kajian kitab kuning tidak cukup dipahami secara tekstual semata.

Studi kitab, kata Dr. Agus, kini menuntut pemahaman lintas pendekatan, mulai dari Maqashid Syariah, kontekstual, sosio-antropologi, qanuniyyah, filosofis, hingga perspektif gender.

“Pesantren tidak boleh hanya terjebak pada tradisi membaca teks. Santri perlu memadukan metode klasik dengan metodologi kontemporer agar tetap relevan dengan tantangan zaman, namun tetap menjaga ruh pesantren,” tegasnya.

Diskusi semakin hidup dengan presentasi para mahasiswa Pascasarjana Studi Islam, yakni Ahmad Naufal Al Aziz, Dwi Qurotun Nada, Sriyanto.

Mereka menampilkan sudut pandang yang beragam, mulai dari pendekatan linguistik, tafsir kontekstual, hingga relevansi studi kitab dengan realitas sosial masyarakat modern.

Keterlibatan santri, baik putra maupun putri, seperti Fakhrur Rifki dan King Aziz, turut memberi warna tersendiri. Tanggapan dan refleksi yang mereka sampaikan memperlihatkan bahwa tradisi intelektual pesantren tetap hidup dengan semangat dialogis.

Forum ini berlangsung hangat dan penuh dinamika, mencerminkan atmosfer keilmuan khas pesantren yang terbuka terhadap perkembangan.

Pada penutup diskusi, Dr. Agus menyampaikan harapannya agar santri tidak hanya menjadi pewaris tradisi keilmuan, tetapi juga agen perubahan yang menghadirkan Islam sebagai rahmat bagi semesta.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Pondok Pesantren Miftahul Ulum Yahyawiyah sekali lagi membuktikan dirinya sebagai pusat kajian yang tidak hanya menjaga warisan intelektual klasik, tetapi juga berani menghadirkan inovasi metodologis dalam studi keislaman.

(A.Rima Mustajab)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:55 WIT

Tingkatkan Pelayanan dan Pengawasan TKA, Imigrasi Ternate Jalin Kerja Sama dengan Harita Nickel

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:36 WIT

Mantan Kepala Puskesmas Buli Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOK, Negara Rugi Rp524 Juta

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:56 WIT

Gubernur Sherly Gandeng BNN RI, Tiga Program Disiapkan untuk Tekan Penyebaran Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:20 WIT

Dugaan Penyaluran BBM APMS Dolik ke Sali Bay Resort Mencuat, Publik Minta Transparansi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:04 WIT

Gadis 19 Tahun Asal Halsel Dilaporkan Hilang, Keluarga Telusuri Keberadaannya hingga Maluku

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:34 WIT

Kapolres Halsel Turun ke Sekolah Beri Pesan Tegas kepada Pelajar, Jauhi Narkoba, Miras, dan Tawuran

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:46 WIT

Kasus Zahra Berkah Masih Bergulir, Polres Ternate Himpun Sitaan Lebih dari Rp3 Miliar

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:26 WIT

CV Lexios Jaya Utama Layangkan Somasi II, HK-MAP KSO Didesak Lunasi Tunggakan Rp1,57 Miliar

Berita Terbaru