FORMAPAS MALUT Desak Gubernur Malut Copot Ahmad Purbaya. Tercatat Beri Suap Rp1,2 Miliar ke AGK

- Wartawan

Kamis, 7 Agustus 2025 - 07:36 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE – HabarIndonesia. Forum Mahasiswa Pascasarjana Maluku Utara (FORMAPAS MALUT) wilayah Jabodetabek-Banten dengan tegas mendesak Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, untuk segera mencopot Ahmad Purbaya dari jabatannya sebagai Kepala BPKAD Provinsi Maluku Utara.

Desakan keras ini disuarakan menyusul keterlibatan Ahmad Purbaya dalam pusaran kasus suap yang melibatkan almarhum mantan Gubernur Abdul Ghani Kasuba (AGK).

Ketua Umum FORMAPAS MALUT, Riswan Sanun, menyatakan pihaknya mendukung penuh langkah Gubernur Sherly Laos yang menyatakan akan mengevaluasi 11 pejabat Pemprov Malut yang namanya disebut dalam persidangan AGK.

Salah satu nama paling menonjol adalah Ahmad Purbaya, yang terungkap dalam persidangan telah memberikan uang senilai lebih dari Rp1,2 miliar kepada AGK secara bertahap.

“Sudah terang-benderang, Ahmad Purbaya mengakui dalam persidangan bahwa dirinya memberikan uang secara langsung, baik di Hotel Bidakara Jakarta maupun di rumah AGK lewat ajudan. Tujuannya jelas, untuk mempertahankan jabatan. Ini bentuk nyata dari praktik beli jabatan yang merusak sistem birokrasi,” tegas Riswan dalam pernyataannya, Rabu (6/8/2025).

Riswan menyoroti fakta bahwa Ahmad Purbaya menjadi salah satu saksi kunci yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada PN Ternate, Agustus 2024 lalu. Dalam berita acara pemeriksaan (BAP), Ahmad mengaku memberikan uang tunai kepada AGK sebagai bentuk loyalitas jabatan.

“Ini bukan sekadar isu, ini bukti persidangan. Pejabat yang mempertahankan jabatan dengan menyuap jelas tidak layak mengelola keuangan daerah. Jika tidak segera dicopot, maka Gubernur Sherly Laos patut dipertanyakan komitmennya dalam pemberantasan korupsi,” tambah Riswan.

Riswan juga memperingatkan, bahwa kegagalan Gubernur Sherly dalam membersihkan pejabat bermasalah akan memperburuk citra pemerintahan dan melemahkan kepercayaan publik terhadap upaya reformasi birokrasi. Mereka menegaskan bahwa Maluku Utara tidak akan maju jika birokrasi masih dikuasai oleh pejabat bermental korup.

“Kalau Gubernur serius ingin membawa perubahan, ini saatnya bertindak tegas. Ahmad Purbaya bukan hanya harus dievaluasi, tapi harus segera dicopot. Jangan biarkan racun birokrasi terus hidup dan merusak sistem yang sudah rusak sejak lama,” pungkas Riswan.

Selain mendesak Gubernur, FORMAPAS MALUT juga melayangkan permintaan resmi kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI agar segera memanggil dan menetapkan Ahmad Purbaya sebagai tersangka. Mereka meminta KPK untuk berlaku adil dan tidak pandang bulu dalam menegakkan hukum di tanah Maluku Utara.

“KPK harus tegas. Semua yang terlibat harus diseret ke meja hijau. Jangan hanya berhenti di AGK. Penegakan hukum jangan tajam ke bawah dan tumpul ke atas. Kami akan terus kawal dan tidak akan diam,” tutup Riswan Sanun.

Riswan, menegaskan akan menggerakkan aksi lebih luas jika tuntutan pencopotan Ahmad Purbaya tidak ditindaklanjuti dalam waktu dekat. Mereka menganggap ini sebagai ujian pertama bagi integritas dan ketegasan Gubernur Sherly Laos dalam menata ulang pemerintahan bersih di Maluku Utara.

(Red)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 02:15 WIT

MASATAWA Makian Barat Peringati Hari Santri Nasional 2026, Dorong Santri Berilmu dan Berakhlak Mulia

Senin, 12 Oktober 2026 - 00:24 WIT

Gubernur Sherly Apresiasi Kreativitas Pelajar, Gerak Jalan Indah Warnai HUT ke-27 Malut

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:05 WIT

Dari Reformasi 1998 ke Neurosains, Taruna Ikrar Membaca Masa Depan Kepemimpinan di Unram

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:13 WIT

BKD Malut Umumkan 30 Peserta Lolos Seleksi Lanjutan SIPENCATAR Kemenhub 2026/2027

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:07 WIT

Tiga Gelar Juara Antar Halteng Jadi Tuan Rumah Olimpiade Matematika Gasing Nasional 2026

Selasa, 29 September 2026 - 20:53 WIT

Wagub Malut Soroti Keterlambatan SRT 1 Halut, Progres Baru Capai 91 Persen

Kamis, 24 September 2026 - 23:15 WIT

Pendidikan Malut Didorong Naik Kelas, Kemendikdasmen Fokus Perkuat SMK dan Literasi Siswa

Kamis, 24 September 2026 - 22:55 WIT

Gubernur Sherly, Anggaran Miliaran Harus Berbuah Sekolah Layak dan Prestasi Siswa

Berita Terbaru