Pernyataan Staf Pemerintah Desa Busua Dinilai Sebagai Pembohongan Publik

- Wartawan

Rabu, 29 Januari 2025 - 12:47 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Halsel-Habarindonesia. Salah satu staf Pemerintah Desa Busua, Kecamatan Kayoa Barat, Kabupaten Halmahera Selatan, Idham, mendapat sorotan tajam setelah diduga melakukan pembohongan publik terkait dengan perkembangan pembangunan di Desa Busua. Tuduhan ini muncul setelah Idham menyampaikan informasi yang dianggap tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan kepada massa aksi yang digelar pada Selasa, 21 Januari 2025 di depan Kantor Desa. Rabu 29/01/25.

Menurut video yang beredar dengan durasi sekitar 53 detik, Idham menyebutkan beberapa program pembangunan yang seharusnya telah selesai, namun kenyataannya belum terealisasi. Dalam pernyataannya, Idham menyebutkan bahwa “beberapa proyek yang belum selesai seperti pembangunan empat deker, drainase sepanjang 100 meter, pagar kantor desa, dan program ketahanan pangan yang belum terealisasi da RABnya sudah berada di tangan Kepala Desa dan akan segera ditindaklanjuti.” Katanya Idham dalam Videonya.

Namun, Zidan Andi, Sekretaris P A O Ikatan Pelajar Mahasiswa Busua, menanggapi pernyataan tersebut sebagai bentuk pembohongan publik. Ia menilai bahwa “apa yang disampaikan oleh Idham tidak sesuai dengan kondisi nyata di lapangan, di mana sejumlah program dari tahun 2023 dan 2024 terbukti belum terlaksana. Zidan menyebut bahwa pernyataan Idham yang menyebutkan bahwa semua program tahun 2024 sudah terealisasi adalah klaim kosong.” Katanya Zidan

Zidan juga menambahkan bahwa komunikasi melalui telepon dengan Idham mengungkapkan informasi yang bertentangan dengan pernyataan sebelumnya. Idham menegaskan bahwa anggaran untuk tahun 2024 masih ada dan program-program tersebut akan dilaksanakan pada tahun 2025. Pernyataan ini semakin memperburuk persepsi masyarakat mengenai ketidakjelasan status program pembangunan yang dijanjikan.

Salah satu contoh ketidaksesuaian tersebut adalah “proyek drainase di RT 01, yang hingga kini belum selesai dikerjakan. Pekerja proyek juga mengeluhkan tunggakan upah senilai 25 juta rupiah. Masyarakat setempat bahkan menuntut pengembalian material seperti semen dan pasir yang seharusnya digunakan dalam pembangunan.”Ucapnya Zidan

Selain itu, program pembangunan jalan tani yang direncanakan pada tahun 2024 juga belum terealisasi. Idham menjelaskan bahwa proyek ini tertunda karena menunggu Rencana Anggaran Biaya (RAB), yang menurutnya sudah berada di tangan Kepala Desa, Andi Hairudin. Namun, keterangan ini belum mampu menjelaskan kenapa proyek tersebut belum berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Masyarakat dan kelompok pemuda setempat semakin merasa kecewa dengan janji-janji yang tidak terealisasi. Mereka menilai bahwa banyaknya program yang tertunda hanya menunjukkan kurangnya transparansi dan keseriusan dari Pemerintah Desa Busua dalam menjalankan amanah pembangunan.

Dalam hal ini, masyarakat berharap agar Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan segera melakukan klarifikasi dan memastikan bahwa program-program pembangunan yang telah dijanjikan dapat segera direalisasikan. Selain itu, mereka juga mendesak agar anggaran yang telah disiapkan dapat digunakan dengan tepat dan sesuai peruntukannya demi kesejahteraan masyarakat Desa Busua.

Tentu saja, peristiwa ini juga menambah sorotan terhadap manajemen pemerintahan di tingkat desa, yang diharapkan dapat lebih profesional dan transparan dalam mengelola pembangunan dan menyampaikan informasi kepada publik.
(Ali)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:55 WIT

Tingkatkan Pelayanan dan Pengawasan TKA, Imigrasi Ternate Jalin Kerja Sama dengan Harita Nickel

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:36 WIT

Mantan Kepala Puskesmas Buli Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOK, Negara Rugi Rp524 Juta

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:56 WIT

Gubernur Sherly Gandeng BNN RI, Tiga Program Disiapkan untuk Tekan Penyebaran Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:20 WIT

Dugaan Penyaluran BBM APMS Dolik ke Sali Bay Resort Mencuat, Publik Minta Transparansi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:04 WIT

Gadis 19 Tahun Asal Halsel Dilaporkan Hilang, Keluarga Telusuri Keberadaannya hingga Maluku

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:34 WIT

Kapolres Halsel Turun ke Sekolah Beri Pesan Tegas kepada Pelajar, Jauhi Narkoba, Miras, dan Tawuran

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:46 WIT

Kasus Zahra Berkah Masih Bergulir, Polres Ternate Himpun Sitaan Lebih dari Rp3 Miliar

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:26 WIT

CV Lexios Jaya Utama Layangkan Somasi II, HK-MAP KSO Didesak Lunasi Tunggakan Rp1,57 Miliar

Berita Terbaru