Jamur Matching Game: Inovasi Mahasiswa Biologi UIA Hadirkan Game Seru untuk Edukasi Jamur Lintas Jurusan

- Wartawan

Selasa, 20 Mei 2025 - 10:59 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – HabarIndonesia. Mahasiswa Program Studi Biologi Universitas Islam As-Syafi’iyah (UIA) sukses menyulap pelajaran mikologi menjadi pengalaman seru lewat “Pesta Cendawan”. Selasa 20/05/25.

Acara edukatif tersebut bertema “Eksplorasi Keanekaragaman dan Manfaat Cendawan untuk Kehidupan”. Tak lagi terpaku pada teori rumit, mahasiswa kini bisa mengenal dunia jamur melalui cara yang menyenangkan dan interaktif!

Bertempat di lantai 4 Gedung Alawiyah, Fakultas Sains dan Teknologi, acara ini menyedot perhatian mahasiswa lintas jurusan yang penasaran dengan keunikan jamur makroskopis dan mikroskopis.

Konsepnya? Game interaktif bertajuk Jamur Matching Game yang menggabungkan edukasi dan hiburan dalam satu paket menarik.

Para peserta ditantang untuk mencocokkan gambar jamur dengan nama ilmiah dan deskripsi morfologinya. Dari Penicillium penghasil antibiotik, hingga jamur dekomposer yang berperan penting dalam ekosistem semua dikupas tuntas lewat permainan yang mendidik dan bikin ketagihan.

“Kami ingin membuktikan bahwa belajar mikologi bisa sangat menyenangkan. Jamur bukan hanya objek penelitian, tapi bagian dari kehidupan sehari-hari,” ujar Ghina, mahasiswi semester 6 sekaligus ketua panitia kegiatan.

Sebanyak 26 peserta ikut ambil bagian, dan antusiasme pun memuncak sejak awal acara. Banyak dari mereka yang baru pertama kali mengenal jamur mikroskopis seperti Aspergillus, dan takjub dengan bentuk-bentuknya yang menyerupai karya seni mikroskopik.

Interaksi lintas jurusan menjadi daya tarik tersendiri. Mahasiswa dari berbagai program studi tampak akrab berdiskusi, saling tukar informasi, dan tertawa bersama saat menemukan fakta-fakta unik tentang jamur mulai dari manfaatnya di dunia medis, kuliner, hingga perannya sebagai “pembersih” alami bumi.

Menurut Qurrota A’yun, M.Si, dosen pengampu mata kuliah Mikologi, acara ini adalah bentuk evaluasi kreatif sekaligus metode penyampaian ilmu yang lebih ramah bagi generasi muda.

“Pesta Cendawan jadi bukti bahwa sains bisa dikemas dengan cara yang menyenangkan,” tuturnya.

Lebih dari sekadar proyek kuliah, kegiatan ini juga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya jamur dalam kehidupan, sekaligus membuka peluang riset interdisipliner di masa depan. Mikologi tak lagi menjadi bidang yang asing, tapi justru menarik untuk dijelajahi lebih jauh.

Pesta Cendawan membuktikan bahwa pendekatan edukatif yang kreatif bisa menembus batas-batas disiplin ilmu.

Harapannya, acara seperti ini bisa menjadi inspirasi bagi mata kuliah lainnya  membentuk cara belajar yang lebih hidup, menyenangkan, dan berkesan bagi seluruh civitas akademika.

(Jain)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:14 WIT

Permenhut 8/2026 Disosialisasikan di Ternate, RKTN Jadi Arah Perencanaan Kehutanan Daerah

Selasa, 15 September 2026 - 21:40 WIT

Wamen Ossy, Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Senin, 14 September 2026 - 16:36 WIT

Koperasi TKBM Ternate Tegaskan Legalitas Lahan Akehuda, Sengketa Masuk Tahap Penyidikan

Senin, 14 September 2026 - 00:37 WIT

Masyarakat Manfaatkan Waktu Akhir Pekan untuk Mengurus Keperluan Pertanahan dengan PELATARAN

Senin, 14 September 2026 - 00:18 WIT

15 Tahun Mengabdi di NHM, Septian Sam Tuntut Pesangon Rp1,8 Miliar Kini Mala Ditahan

Minggu, 13 September 2026 - 10:38 WIT

Sinergi Tiga Pilar Jadi Kunci Percepatan Peralihan Hak Terintegrasi 10 Hari

Minggu, 13 September 2026 - 10:12 WIT

Empat Bidang Tanah Diukur BPN di Akehuda Dikawal Polisi, Warga Minta Dokumen Diperiksa Terbuka

Jumat, 11 September 2026 - 20:09 WIT

Kejari Halbar Diminta Kawal Proyek Revitalisasi Sekolah agar Sesuai Mekanisme Swakelola

Berita Terbaru