Kepala Desa Hilang Misterius, HMP2K DKI Jakarta Desak Bupati Halmahera Selatan Bertindak Tegas

- Wartawan

Rabu, 14 Mei 2025 - 11:50 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — HabarIndonesia. Himpunan Mahasiswa Pemuda Pelajar Desa Kurunga (HMP2K) DKI Jakarta menyuarakan kekecewaan keras terhadap Bupati Halmahera Selatan dan Inspektorat atas ketidaktegasan dalam menangani kasus Kepala Desa Kurunga, Azhar Samiudin, yang diduga menggelapkan dana desa dan menghilang tanpa jejak.

M. Jain Amrin, Ketua Bidang Komunikasi dan Informasi PC HMP2K DKI Jakarta, menegaskan bahwa lambannya respons dari pemerintah daerah telah memperburuk keresahan warga.

“Ini bukan sekadar persoalan administratif. Ini adalah pengkhianatan terhadap kepercayaan rakyat. Jika kepala desa bisa menghilang begitu saja tanpa pertanggungjawaban, lalu apa fungsi pengawasan pemerintah?” ujar Jain dengan nada tegas, pada rabu 14/05/25.

Azhar Samiudin, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Desa Kurunga, diduga tidak pernah memberikan laporan transparan terkait pengelolaan dana desa.

Ia kemudian dikabarkan menghilang, menyisakan tanda tanya besar di kalangan masyarakat desa dan aktivis pemuda.

HMP2K menilai, ini bukan kasus pertama, namun contoh paling nyata dari lemahnya sistem pengawasan di tingkat lokal.

“Dana desa adalah hak rakyat. Jika disalahgunakan dan tidak ada tindakan, maka kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah akan hancur,” lanjut Jain.

Ia juga menuding Inspektorat Daerah sebagai lembaga yang gagal menjalankan fungsinya secara maksimal dalam mendeteksi dan mencegah penyimpangan anggaran sejak dini.

Tidak hanya masyarakat Desa Kurunga, warga dari desa-desa lain di Halmahera Selatan juga mulai menyuarakan kekhawatiran terhadap fenomena serupa.

Laporan demi laporan yang masuk seolah tenggelam tanpa tindak lanjut berarti. HMP2K menilai, kondisi ini mengindikasikan krisis akuntabilitas serius di tubuh pemerintahan daerah.

Sebagai bentuk tekanan moral, HMP2K menuntut dilakukannya audit menyeluruh serta investigasi terbuka terhadap kinerja Kepala Desa Kurunga.

“Kami tidak akan diam. Kami akan terus memantau dan mendesak hingga ada kejelasan dan keadilan bagi warga,” tegas Jain.

Selain mengecam Bupati dan Inspektorat, Jain juga menyerukan peran aktif dari lembaga penegak hukum agar tidak membiarkan kasus seperti ini menjadi preseden buruk.

“Bila perlu, libatkan aparat kepolisian dan kejaksaan untuk mengusut tuntas aliran dana desa yang hilang,” katanya.

Kekosongan kepemimpinan di tingkat desa, kata Jain, tidak hanya menghambat pembangunan, tetapi juga menciptakan ketidakpastian sosial di tengah masyarakat yang menggantungkan harapan pada dana desa untuk perbaikan ekonomi dan infrastruktur.

Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari Bupati Halmahera Selatan maupun Inspektorat.

Namun tekanan publik kian meningkat. HMP2K DKI Jakarta memastikan akan terus menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan transparansi dan keadilan bagi masyarakat Desa Kurunga dan sekitarnya.

(Red)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:14 WIT

Permenhut 8/2026 Disosialisasikan di Ternate, RKTN Jadi Arah Perencanaan Kehutanan Daerah

Selasa, 15 September 2026 - 21:40 WIT

Wamen Ossy, Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Senin, 14 September 2026 - 16:36 WIT

Koperasi TKBM Ternate Tegaskan Legalitas Lahan Akehuda, Sengketa Masuk Tahap Penyidikan

Senin, 14 September 2026 - 00:37 WIT

Masyarakat Manfaatkan Waktu Akhir Pekan untuk Mengurus Keperluan Pertanahan dengan PELATARAN

Senin, 14 September 2026 - 00:18 WIT

15 Tahun Mengabdi di NHM, Septian Sam Tuntut Pesangon Rp1,8 Miliar Kini Mala Ditahan

Minggu, 13 September 2026 - 10:38 WIT

Sinergi Tiga Pilar Jadi Kunci Percepatan Peralihan Hak Terintegrasi 10 Hari

Minggu, 13 September 2026 - 10:12 WIT

Empat Bidang Tanah Diukur BPN di Akehuda Dikawal Polisi, Warga Minta Dokumen Diperiksa Terbuka

Jumat, 11 September 2026 - 20:09 WIT

Kejari Halbar Diminta Kawal Proyek Revitalisasi Sekolah agar Sesuai Mekanisme Swakelola

Berita Terbaru