TERNATE, HabarIndonesia.id — Langkah kaki 20 pemuda asal Halmahera Timur (Haltim) kini menapak lebih mantap. Setelah menempuh masa pelatihan intensif, mereka resmi menyelesaikan program pelatihan dan sertifikasi untuk keahlian Operator Forklift serta Make Up Artist (MUA).
Acara penutupan digelar secara khidmat di Aula Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Ternate pada Jumat (02/10/2026).
Kegiatan ini diprakarsai oleh PT Position melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang bekerja sama melalui Memorandum of Understanding (MoU) dengan BPVP Ternate sejak 2024.
Kabar membanggakan menyelimuti akhir program ini. Seluruh peserta dinyatakan lulus 100% dengan predikat memuaskan.
Sebanyak 16 peserta pelatihan Operator Forklift berhasil mengantongi sertifikasi Lisensi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta Surat Izin Operator (SIO).
Sementara itu, 4 peserta pelatihan MUA sukses meraih predikat “Berkompeten” yang teruji resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Sebelum penutupan resmi, para peserta menerima materi pembekalan pasca-pelatihan dari tim Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnaker) Haltim, yang dibawakan langsung oleh Kepala Bidang Tenaga Kerja, Rais Asyari, bersama Kasi Informasi Pengupahan dan Perlindungan Tenaga Kerja, Adiono Buton.
Pembekalan ini menjadi bekal krusial bagi para lulusan sebelum terjun ke dunia industri maupun wirausaha mandiri.
Kepala BPVP Ternate, Abdul Azis, memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi dan kepedulian PT Position terhadap pengembangan sumber daya manusia lokal.
“Yang menarik di sini adalah PT Position mau membawa dan memfasilitasi masyarakat umum untuk mendapatkan keahlian serta kompetensi setiap tahunnya sejak 2024, bukan hanya fokus pada karyawan di internal perusahaannya. Dari sini kita melihat bahwa sektor industri, dalam hal ini PT Position, berkomitmen penuh mendukung dan mengembangkan SDM masyarakat sekitar, terutama di Halmahera Timur,” tegas Abdul Azis dalam sambutannya.
Lanjutnya, Kelulusan ini menjadi modal berharga bagi para peserta untuk bersaing di dunia kerja. Kini, sinergi yang makin kuat antara pihak perusahaan dan pemerintah daerah sangat diharapkan agar mampu membentangkan jalan terang serta menyerap potensi 20 talenta muda Haltim yang baru saja ditempa ini.
(M.Dzarik)






