Banjir Parah di Desa Kabau Pantai: Warga dalam Kewaspadaan

- Wartawan

Jumat, 4 April 2025 - 11:08 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SULA, KABAU–HabarIndobesia. Intensitas curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir telah menyebabkan banjir besar di Desa Kabau Pantai, Kepulauan Sula.

Banjir ini diperparah dengan air laut yang naik dan meluap hingga ke jalan raya serta rumah-rumah warga. Hingga Kamis (03/04/2025), situasi masih dalam kondisi waspada karena air terus meninggi.

Bencana ini terjadi pertama kali pada Selasa (01/04/2025) pukul 15.23 WIT, ketika air laut surut namun justru menyebabkan luapan air ke permukiman warga karena tekanan banjir yang begitu kuat.

Beberapa titik di desa mengalami kondisi serius, terutama di sekitar telaga, di mana air laut yang masuk membuat ketinggian air terus bertambah.

Hal ini berisiko menjebol talut perbatasan antara telaga dan Desa, yang akhirnya mengakibatkan banjir lebih luas meluap ke dalam.

Keadaan semakin memburuk pada Rabu (02/04/2025) sekitar pukul 15.21 WIT. Selain dari arah telaga, air laut juga menerobos dari bagian pantai, membawa ombak besar yang menambah volume banjir.

Kondisi ini menimbulkan kepanikan di kalangan warga, yang khawatir bencana bisa semakin parah dan menimbulkan korban.

Seorang warga, Mulyadi Naipon, menjadi saksi bagaimana air laut terus naik dan menyebabkan banjir yang lebih serius dari tahun-tahun sebelumnya.

“Biasanya kejadian seperti ini disebut musim barat. Namun, kali ini lebih parah karena talut penahan ombak dan penghalang air sungai pun jebol. Akibatnya, hampir semua rumah di pinggiran pantai dan ujung telaga terendam air,” ujarnya.

Meski warga telah berusaha membuat talut darurat untuk menghambat luapan air, upaya tersebut terhambat oleh cuaca buruk dan hujan deras yang terus turun.

“Kami hanya bisa menunggu sampai musim barat selesai untuk melanjutkan pembangunan talut secara permanen,” tambah Mulyadi.

Masyarakat Desa Kabau Pantai berharap adanya perhatian serius dari pemerintah kabupaten Kepulauan Sula dan pemerintah provinsi Maluku Utara.

Langkah cepat dan penanganan yang tepat sangat dibutuhkan untuk menghindari kerugian yang lebih besar serta memastikan keselamatan warga.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di Desa Kabau Pantai masih belum stabil, dan masyarakat tetap dalam kondisi siaga menghadapi kemungkinan air laut yang terus naik.

(Falko Umarama)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:34 WIT

Kapolres Halsel Turun ke Sekolah Beri Pesan Tegas kepada Pelajar, Jauhi Narkoba, Miras, dan Tawuran

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:46 WIT

Kasus Zahra Berkah Masih Bergulir, Polres Ternate Himpun Sitaan Lebih dari Rp3 Miliar

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:26 WIT

CV Lexios Jaya Utama Layangkan Somasi II, HK-MAP KSO Didesak Lunasi Tunggakan Rp1,57 Miliar

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:42 WIT

Sasar 4 Kafe di Bacan, Polres Halsel Temukan Satu Hasil Tes Urine Awal Positif MOP

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:44 WIT

Hingga September 2026, Imigrasi Catat 17.597 Tindakan Administratif, Perkuat Pengawasan Digital

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:26 WIT

ISI-PELITA Resmi Diluncurkan, LPKA Kelas II Ternate Perluas Akses Literasi dan Pendidikan Anak Binaan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:01 WIT

Imigrasi Indonesia Lampaui Target PNBP 2026, Realisasi Capai Rp8,68 Triliun

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:42 WIT

Somasi Direksi Perumda Ake Gaale, Kuasa Hukum Abdullah Bandang Tuntut Pembayaran Penghargaan Masa Jabatan

Berita Terbaru