Maluku Utara Jadi Fokus Hilirisasi, Zulhas Andalkan Koperasi Merah Putih Dongkrak Ekonomi Desa

- Wartawan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:30 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; captureOrientation: null;
brp_mask:0;
brp_del_th:null;
brp_del_sen:null;
delta:null;
module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 2;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;albedo:  ;confidence:  ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 42;

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; captureOrientation: null; brp_mask:0; brp_del_th:null; brp_del_sen:null; delta:null; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 2;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 42;

TERNATE, HabarIndonesia.id – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, meminta Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Maluku Utara memfokuskan pengembangan usaha pada hilirisasi sektor perikanan dan perkebunan.

Langkah tersebut dinilai penting agar komoditas unggulan daerah tidak lagi dijual dalam bentuk bahan mentah, melainkan diolah sehingga memiliki nilai tambah yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Arahan tersebut disampaikan Zulkifli Hasan saat membuka Seminar Nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Ternate, Rabu (5/8/2026).

Seminar ini menjadi bagian dari percepatan implementasi program KDKMP yang disesuaikan dengan karakteristik ekonomi setiap daerah.

Setelah Jakarta dan Sulawesi Selatan, Maluku Utara menjadi provinsi ketiga yang menjadi tuan rumah penyelenggaraan seminar nasional tersebut.

Menurut Zulkifli Hasan, Maluku Utara memiliki potensi besar di sektor perikanan dan perkebunan yang harus dimanfaatkan melalui penguatan koperasi sebagai motor penggerak ekonomi desa.

Ia menegaskan, koperasi tidak hanya berfungsi sebagai wadah usaha masyarakat, tetapi juga menjadi penggerak hilirisasi agar hasil laut maupun hasil perkebunan dapat diolah, dipasarkan, dan memberikan nilai tambah yang dinikmati langsung oleh masyarakat desa.

“Maluku Utara memiliki potensi besar di sektor perikanan dan perkebunan. Jangan hanya menjual bahan mentah. Koperasi harus menjadi penggerak hilirisasi agar hasil laut dan perkebunan diolah, dipasarkan, dan memberikan nilai tambah yang dinikmati masyarakat desa,” ujar Zulkifli Hasan.

Ia menjelaskan, komoditas unggulan seperti tuna, cakalang, kelapa, pala, dan cengkeh harus menjadi basis pengembangan usaha KDKMP.

Koperasi diharapkan mampu berperan sebagai off-taker sekaligus penghubung antara petani, pekebun, nelayan, industri, dan pasar sehingga rantai pasok menjadi lebih efisien serta mampu meningkatkan pendapatan masyarakat.

Pada kesempatan tersebut juga dipaparkan perkembangan pembangunan fisik KDKMP secara nasional. Hingga 5 Agustus 2026, sebanyak 35.857 titik telah memiliki lahan yang siap dibangun.

“Dari jumlah itu, 15.910 titik masih dalam tahap pembangunan, sementara 19.491 titik telah rampung atau selesai 100 persen,” Katanya.

Lanjut Zulhas, Pemerintah menargetkan sinergi antara Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih dapat mempercepat hilirisasi hasil perikanan dan perkebunan, menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, serta menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di berbagai daerah, termasuk Maluku Utara.

(Gus)

Berita Terkait

PDPM Halbar Pertanyakan Pengawasan Satgas Karhutla di Area Gunung Gamkonora
PUPR Malut Bersinergi Padamkan Karhutla, Satu Mobil Tangki Dikerahkan
Bassam Tegaskan 550 Ribu Bibit Kelapa Harus Hidup, Berbuah dan Tingkatkan Pendapatan Petani
Bassam Fokus Bangun Dapil III 2027, Air Bersih hingga Jalan Jadi Prioritas
Lahan 10 Hektare Siap, BLK Halsel Rp72 Miliar Mulai Dibangun Oktober
BUMD Malut Didorong Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Penyumbang PAD
Pimpin Apel Gabungan, Bupati Bassam Tekankan ASN Harus Bekerja dengan Integritas
Bupati Bassam Perkuat Kerangka Regulasi Halsel Lewat Lima Ranperda Tahun 2027

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:44 WIT

Menyambut HUT ke-27 Maluku Utara, Samsat Ternate Gelar Relaksasi Pajak Kendaraan

Rabu, 30 September 2026 - 19:34 WIT

Jasa Raharja Ternate Bertindak Cepat Berikan Santunan Korban Kecelakaan

Rabu, 30 September 2026 - 09:56 WIT

PT Siantan Ternate Terapkan Sistem Ganjil-Genap untuk Penyaluran Solar

Senin, 28 September 2026 - 19:54 WIT

Pembinaan Produktif Lapas Ternate, Warga Binaan Bertani, Beternak hingga Hasilkan Pendapatan

Minggu, 27 September 2026 - 01:49 WIT

Tongkang Diduga Milik Warga Bitung Dipersoalkan, Pemdes Laigoma Akui Tak Pegang Dokumen Kepemilikan

Rabu, 23 September 2026 - 22:22 WIT

Pelta Minta Polda Malut Usut Perbedaan Keterangan Kuasa Hukum NHM dan Kapolres Halut

Rabu, 23 September 2026 - 21:18 WIT

Jalani Perawatan, AKP Abdul Haris Serahkan Kasat Binmas Halsel, KBO Ditunjuk sebagai Plt

Selasa, 22 September 2026 - 19:06 WIT

Material Proyek Jalan Jikohai Diduga dari Galian C Tak Berizin, APH Diminta Periksa Semua Pihak

Berita Terbaru