TERNATE – HabarIndonesia.id – Pemerintah Kota Ternate kembali menyalurkan bantuan logistik tahap II bagi warga terdampak gempa di Kecamatan Batang Dua. Sebanyak 10 ton bantuan diantar langsung oleh Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, menggunakan kapal Basarnas pada Minggu (5/4/2026) malam.
Bantuan tahap II tersebut berupa 10 ton logistik yang terdiri dari beras, telur, mie instan, air mineral, makanan anak (famili kids), popok bayi dan lansia, serta berbagai kebutuhan dasar lainnya.
Bantuan tersebut dibawa langsung oleh Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, bersama rombongan menggunakan kapal milik Basarnas Ternate pada Minggu (5/4/2026) malam.
Sebelum bertolak, Wali Kota terlebih dahulu memimpin apel gabungan yang diikuti Kepala BMKG Ternate, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Sosial, Kepala BPBD, serta Camat Batang Dua.
Dalam arahannya, Tauhid menegaskan bahwa keberangkatan tim merupakan bagian dari misi kemanusiaan untuk membantu warga terdampak bencana.
“Insya Allah perjalanan kita ke Batang Dua selalu dalam lindungan Allah SWT, dengan misi kemanusiaan untuk membantu warga,” ujar Tauhid.
Sesuai informasih yang dihimpun oleh media HabarIndonesia.id, Rombongan tiba di Batang Dua sekitar pukul 06.00 WIT. Setibanya di lokasi, Walikot Ternate langsung meninjau Puskesmas Mayau guna memastikan kondisi fasilitas layanan kesehatan tetap berjalan optimal pascagempa.
Selanjutnya, Tauhid menuju Kantor Camat Batang Dua dan memimpin apel bersama aparatur kecamatan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta seluruh lurah se-Kecamatan Batang Dua.
Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa bencana merupakan ujian yang harus dihadapi bersama dengan kesiapsiagaan dan solidaritas.
“Bencana adalah ujian yang tidak bisa kita hindari. Namun alhamdulillah, dampaknya dapat diminimalisir, terutama dari sisi korban,” katanya.
Tauhid juga menyampaikan bahwa sejak gempa terjadi pada Kamis lalu, Pemerintah Kota Ternate telah menetapkan status tanggap darurat melalui surat keputusan (SK) yang berlaku selama 15 hari.
Ia turut menyampaikan apresiasi kepada TNI dan Polri atas kesiapsiagaan dalam membantu penanganan di lapangan.
Dalam kunjungannya kata dia, ia dan tim juga meninjau sejumlah posko pengungsian serta rumah ibadah yang mengalami kerusakan.
Ia menyempatkan diri berdialog langsung dengan warga untuk memastikan bantuan tersalurkan secara merata.
“Kedatangan saya kali ini berbeda, karena sebagian warga masih berada di lokasi pengungsian akibat trauma. Ini menjadi perhatian pemerintah untuk terus mendampingi hingga kondisi benar-benar pulih,” ujarnya.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Ternate juga telah melakukan rapat koordinasi bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Pemerintah Provinsi Maluku Utara di Bandara Sultan Babullah Ternate.
Rapat tersebut dihadiri Direktur Penanganan Darurat Wilayah I BNPB Agus Riyanto, Direktur Koordinasi Pengendalian Operasi BNPB Kolonel Inf. Hery Setiono, Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe, Sekretaris Daerah Malut Samsuddin Abdul Kadir, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.
Lebih jauh kata dia, Rapat koordinasi tersebut membahas langkah penanganan gempa bumi dan potensi tsunami, termasuk percepatan distribusi bantuan dan penanganan pengungsi di wilayah terdampak. (*)













