Demi Kemanusiaan, Irawan Adam Minta Pemkab Halsel Kaji Ulang Retribusi Parkir RSUD Labuha

- Wartawan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:57 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Halsel, Irawan Adam, dari Fraksi Perindo. Jumat, (09/10/26). Dok. Ian.

Anggota DPRD Halsel, Irawan Adam, dari Fraksi Perindo. Jumat, (09/10/26). Dok. Ian.

HALSEL, HabarIndoneaia.id — Wacana penerapan retribusi parkir di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuha, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), menuai sorotan. Jumat, (09/10/26).

Anggota DPRD Halsel, Irawan Adam, menegaskan bahwa rumah sakit merupakan area yang murni diperuntukkan bagi pelayanan kesehatan, sehingga kebijakan pungutan harus mempertimbangkan kondisi pasien dan keluarga yang membutuhkan pertolongan.

Dalam pandangannya, upaya pemerintah daerah meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tidak boleh mengabaikan nilai kemanusiaan.

Menurutnya, rumah sakit bukan ruang yang tepat untuk menambah beban masyarakat yang sedang menghadapi persoalan kesehatan.

“RSUD adalah area zona murni layanan. Tidak boleh ada pungutan sepeser pun, dengan dalih apa pun,” tegas Irawan.

Ia menekankan, salah satu aspek yang tidak boleh luput dalam perumusan kebijakan pemerintah adalah rasa empati.

Menurutnya, kebijakan publik tidak cukup hanya dihitung berdasarkan potensi pendapatan, tetapi harus mempertimbangkan keadaan masyarakat yang terdampak.

“Satu aspek yang tak boleh luput dalam perumusan kebijakan pemerintah adalah rasa empati. Karena dari empati, lahirlah kepedulian, lalu kemudian melahirkan keberpihakan,” ujarnya.

Lanjutnya, pernyataan tersebut menjadi kritik terhadap wacana retribusi parkir RSUD Labuha yang kini masih dalam tahap pengkajian Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan.

Direktur RSUD Labuha, dr. Titin Andriyanti, sebelumnya menyatakan bahwa tarif parkir belum diberlakukan dan keputusan akhir masih menunggu persetujuan Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba.

Di sisi lain, kata dia, pembangunan area parkir yang lebih representatif baru direncanakan untuk diusulkan pada 2027. Situasi ini menambah pertanyaan mengenai kesiapan fasilitas apabila kebijakan retribusi benar-benar diterapkan.

Bagi Irawan, pemerintah perlu menempatkan kepentingan masyarakat sebagai pertimbangan utama sebelum menetapkan kebijakan yang berpotensi menambah pengeluaran pasien dan keluarga mereka.

Ia juga menyampaikan, jangan sampai PAD menjadi alasan untuk mengabaikan empati. Masyarakat yang datang ke rumah sakit bukan sedang mencari hiburan, melainkan membutuhkan pelayanan kesehatan.

Dalam situasi seperti itu, menurutnya, kebijakan pemerintah semestinya hadir untuk meringankan beban, bukan justru menambahnya.

Lebih jauh kata Irawan, polemik ini menjadi pengingat bahwa setiap kebijakan publik harus diuji bukan hanya dari besarnya potensi pendapatan, tetapi juga dari dampaknya terhadap masyarakat.

Pemerintah daerah perlu memastikan pelayanan kesehatan tetap menjadi prioritas dan tidak dikalahkan oleh pertimbangan penerimaan daerah.

Hingga kini, retribusi parkir RSUD Labuha belum diberlakukan dan masih menunggu keputusan pemerintah daerah.

Ia juga menyampaikan, sikap akhir Pemkab Halsel akan menentukan apakah wacana tersebut dilanjutkan atau ditinjau kembali dengan mempertimbangkan pelayanan dan kepentingan masyarakat.

(Ian)

Berita Terkait

Arahan Gubernur Sherly, PUPR Malut Siapkan Lima Bimtek untuk Perkuat SDM Konstruksi
PMII Desak Pemda Morotai Alihkan Anggaran MoroFest untuk Penanganan Karhutla
Bupati Bassam Belum Beri Lampu Hijau Retribusi Parkir RSUD Labuha
Pengajuan Bansos Meningkat, Kesra Salurkan Bantuan untuk Mahasiswa dan Pasien
Sekda Haltim Serahkan Bantuan Lansia di Wasile, 3.512 Warga Jadi Penerima Manfaat
Pemkab Haltim Tekankan Keselamatan dan Lingkungan, Perusahaan Tambang Diminta Taat Aturan
Bassam Dorong RDTR Kawasi-Saketa Jadi Fondasi Pembangunan Halsel yang Berkelanjutan
Sidak Panti Sosial, DPRD Malut Soroti Pembinaan dan Kesejahteraan Anak Asuh

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:44 WIT

10 Kopdes Merah Putih Ternate Lolos Verifikasi, Pemkot Disiapkan Jadi Pengerak Ekonomi Kelurahan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:51 WIT

Isu Pungli KUR Nelayan di Halbar Beredar, BRI Pastikan Penyaluran Sesuai Prosedur

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:39 WIT

Sekda Ricky, Pemkab Haltim Komitmen Tekan Stunting, Insentif Disalurkan kepada 404 Penerima

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:51 WIT

99 Warga Maba Tengah Terima Insentif, Sekda Haltim Tegaskan Perkuat Kesehatan Ibu dan Anak

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIT

Gubernur Sherly Tjoanda Salurkan Rp1 Miliar untuk Penanganan Bencana NTT

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:05 WIT

Sebelum APBD Perubahan, Tender Fisik Haltim 2026 Sudah Tuntas 100 Persen

Senin, 17 Agustus 2026 - 02:44 WIT

KNPI Ternate Gelar Dialog, Rencana Pinjaman Rp1 Triliun di Tengah Kekayaan Tambang Jadi Sorotan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:44 WIT

Dua Tahun Dibina PT SDA, Budidaya Ikan Tawar Silolowa Tunjukkan Hasil Positif

Berita Terbaru