HALSEL, HabarIndonesia.id — Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara, diminta tidak sekadar mengejar rutinitas pemerintahan.
Capaian penghargaan tingkat nasional yang belum maksimal menjadi sorotan dan mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memperbaiki kinerja, memperkuat koordinasi, serta memastikan program benar-benar memenuhi indikator penilaian.
Hal itu ditegaskan Asisten I Sekretariat Daerah Halsel Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Bustami Soleman, saat memimpin apel gabungan Pemkab Halsel di halaman Kantor Bupati Halsel, Senin (21/9/2026).
Bustami mengungkapkan, Bupati Halsel baru-baru ini menerima apresiasi dalam ajang tingkat nasional di Jakarta. Namun, Halsel belum mampu menyapu seluruh kategori penghargaan yang diperebutkan.
Kondisi tersebut, kata Bustami, harus menjadi bahan evaluasi bagi OPD. Sebab, sejumlah daerah lain di Maluku Utara justru mampu meraih penghargaan pada kategori tertentu, termasuk sektor pengelolaan sampah dan program pemerintahan lainnya.
“Setiap perlombaan itu ada bonusnya. Karena itu, kita harus berupaya agar tahun depan bisa berpartisipasi dan meraih penghargaan kembali,” ujar Bustami.
Ia meminta OPD terkait tidak bekerja secara parsial. Program seperti pengelolaan sampah, percepatan pembangunan hingga penyediaan rumah layak huni harus memiliki target, indikator, serta koordinasi yang jelas.
Bustami juga mengingatkan agar program pemerintah tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan semata. Kinerja harus terlihat dari hasil dan capaian yang dapat diukur.
“Jangan hanya kegiatan berjalan, tetapi indikator yang menjadi penilaian tidak terpenuhi,” tegasnya.
Menurutnya, lemahnya koordinasi antar-OPD dapat menjadi salah satu persoalan yang harus dibenahi. Karena itu, setiap perangkat daerah diminta memahami perannya dalam memenuhi indikator pembangunan dan pelayanan publik.
Lanjutnya, evaluasi akan kembali dilakukan melalui rapat lintas-OPD. Bustami meminta perangkat daerah membawa data dan capaian masing-masing agar sektor yang masih lemah dapat segera diperbaiki.
“Ini akan kita koordinasikan kembali pada rapat berikutnya, terutama terkait kegiatan dan program yang perlu menjadi perhatian bersama,” pungkasnya.
(Ian)






