SOFIFI – HabarIndonesia.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putra-putra Maluku Utara di kancah sepak bola pelajar nasional. Tiga pemain muda asal provinsi tersebut resmi terpilih memperkuat Tim Nasional (Timnas) Pelajar U-17 Indonesia.
Selain itu, satu pemain lainnya mendapat kesempatan mengikuti program training camp (TC) di Spanyol sebagai bagian dari pengembangan internasional. Selasa, 24/02/26.
Pengumuman resmi tersebut disampaikan oleh Badan Liga Sepakbola Pelajar Indonesia (BLiSPI), yang menetapkan 32 pemain lolos seleksi untuk mengikuti pemusatan latihan di Cirebon, Jawa Barat, pada 9–16 Maret 2026.
Tiga pemain asal Maluku Utara yang dipanggil mengikuti TC Timnas Pelajar U-17 yakni:
- Riyandi Dodopo, siswa SKO Malut asal Halmahera Utara.
- Riyonaldi Mamondol, pemain Malut Selection asal Halmahera Barat yang mengawali karier di SSB Juanga Sofifi.
- Juan S. Veron Susu, pemain Malut Selection asal Halmahera Timur yang memulai pembinaan di SSB Buli.
Sementara itu, satu pemain binaan Malut Selection lainnya, M. Fatturrahman Soleman, yang merupakan pemain SSB Tunas Palapa Ternate dan saat ini memperkuat EPA Dewa United U-16, dijadwalkan bertolak ke Spanyol pekan ini untuk menjalani training camp selama dua pekan.
Keikutsertaan ketiga pemain dalam TC merupakan bagian dari persiapan menghadapi Turnamen International Mikasa Cup dan Volt Cup High School U-17 yang akan digelar di Bangkok, Thailand.
Ajang tersebut menjadi momentum penting bagi Timnas Pelajar U-17 Indonesia untuk mengukur kemampuan di level internasional.
Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, menyampaikan rasa bangga dan syukurnya atas capaian para pemain muda tersebut.
Menurutnya, keberhasilan ini membuktikan bahwa pembinaan sepak bola usia dini di Maluku Utara menunjukkan perkembangan signifikan.
“Kami bersyukur anak-anak Maluku Utara bisa berlaga di ajang internasional. Terima kasih kepada Tuhan dan semua pihak yang telah mendukung hingga ke tahap ini,” ujar Sherly.
Ia menegaskan, kesempatan tersebut harus dimanfaatkan untuk menimba ilmu dan pengalaman, bukan sekadar mengejar kemenangan.
“Oleh-olehnya harus ilmu pengetahuan dan keterampilan. Bangun komunikasi, kerja sama, dan disiplin. Kalian berangkat bukan hanya untuk menang, tetapi untuk belajar dan membawa pengalaman berharga bagi daerah,” pesannya.
Pemusatan latihan akan berlangsung di Cirebon, Jawa Barat, selama sepekan. Para pemain akan digembleng oleh jajaran pelatih berpengalaman, di antaranya Pelatih Kepala Budiman Yunus (mantan pemain Persija Jakarta dan Persib Bandung), Asisten Pelatih Yudi Supriatna, Pelatih Fisik Rianto Adi Nugroho, serta Pelatih Kiper Jarot Supriadi yang pernah mendampingi Timnas U-19 bersama Indra Sjafri.
Lanjutnya, Program ini dirancang untuk mematangkan taktik, fisik, dan mental bertanding para pemain sebelum berlaga di Thailand.
Sherly juga mengatakan, Pemerintah Provinsi Maluku Utara memastikan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan prestasi olahraga, khususnya sepak bola usia muda.
Capaian ini dinilai menjadi sinyal positif bahwa Maluku Utara semakin diperhitungkan dalam peta sepak bola pelajar nasional hingga internasional.
Dengan semangat dan pembinaan yang berkelanjutan, Sherly mengharapkan para pemain muda tersebut mampu mengharumkan nama daerah dan bangsa di pentas dunia.
(Gus/Red)













