Berita  

Rumah di Jaken Pati Hangus Terbakar, Diduga Dipicu Konflik Keluarga

PATI – HabarIndonesia.id – Dua unit rumah di Dukuh Pohlandak, Desa Sumberagung, Kecamatan Jaken, Kabupaten Pati, hangus terbakar pada Rabu, 4 Februari 2026.

Kebakaran tersebut diduga dipicu konflik keluarga, di mana pelaku pembakaran diduga merupakan anak pemilik rumah sendiri.

Dua rumah berbentuk limasan dengan dinding kayu tersebut diketahui milik Sapin (55), warga RT 01 RW 04 Dukuh Pohlandak, Desa Sumberagung, Kecamatan Jaken, Kabupaten Pati.

Api dengan cepat membesar karena sebagian besar bangunan terbuat dari material kayu.

Salah satu warga mengaku tetangga karena rumahnya berdekatan dengan korban yang enggan disebutkan identitasnya secara lengkap, berinisial RK, mengatakan bahwa kebakaran tersebut diduga dilakukan oleh anak korban sendiri.

“Informasinya memang dari anaknya sendiri. Sebelumnya sempat ada pertengkaran keluarga,” ujar RK saat ditemui di sekitar lokasi kejadian.

Peristiwa kebakaran itu pertama kali dilaporkan warga ke Pos Pemadam Kebakaran Juwana pada pukul 12.06 WIB.

Petugas Damkar Kabupaten Pati langsung menerjunkan satu unit armada pemadam kebakaran ke lokasi kejadian.

“Laporan kami terima pukul 12.06 WIB. Bangunan berbahan kayu membuat api cepat membesar. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.20 WIB,” ujar petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Pati.

Sebanyak tiga personel Damkar Kabupaten Pati dikerahkan dalam proses pemadaman dan pendinginan, dengan dibantu aparat kepolisian serta masyarakat setempat.

Tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp120.000.000 (seratus dua puluh juta rupiah).

Terpisah, Kapolsek Jaken membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut. Ia juga menyampaikan bahwa terduga pelaku merupakan anak dari pemilik rumah dan telah diamankan.

“Benar, pelaku diduga anak dari pemilik rumah. Saat ini yang bersangkutan sudah diamankan dan masih menjalani pemeriksaan,” jelas Kapolsek Jaken.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengetahui motif pasti dari peristiwa pembakaran tersebut.

(A. Rima Mustajab)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *