Guru SMPN 36 Desa Matuting Keluhkan Tidak Terpasangnya Instalasi Listrik di Tiga Ruang Kelas Baru Renovasi

- Wartawan

Senin, 25 Agustus 2025 - 12:20 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALSEL – HabarIndonesia.id. Kegiatan belajar mengajar di SMP Negeri 36 Desa Matuting, Kecamatan Gane Timur Tengah, Kabupaten Halmahera Selatan, terganggu akibat belum terpasangnya instalasi listrik di tiga ruangan kelas yang baru selesai direnovasi oleh CV ABBSAY MULTIKARYA.

Kondisi ini menuai keluhan dari para guru dan siswa karena menghambat proses pembelajaran yang membutuhkan penerangan dan perangkat elektronik. Senin, 25/08/25.

Salah satu guru, Hardi, kepada HabarIndonesia.id mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi tersebut. Ia mengatakan bahwa sejak renovasi selesai beberapa minggu lalu, tiga ruang kelas tersebut belum memiliki sambungan listrik, padahal sebelumnya ruangan itu sudah memiliki instalasi listrik yang berfungsi dengan baik.

“Ini sangat mempengaruhi proses belajar mengajar. Tanpa penerangan, kelas jadi gelap terutama saat cuaca mendung atau kegiatan sore hari. Selain itu, kami tidak bisa menggunakan proyektor, komputer, maupun perangkat lainnya,” ujar Hardi, yang juga mengajar pelatihan komputer kepada siswa-siswi SMPN 36.

Lebih lanjut Hardi menjelaskan, sebelum direnovasi, setiap ruang kelas sudah dilengkapi instalasi lampu. Namun, setelah renovasi selesai, instalasi itu justru hilang dan tidak diganti.

“Kami jadi bertanya-tanya, kenapa instalasinya tidak dipasang kembali. Apakah ini kelalaian pihak kontraktor atau bukan menjadi tanggung jawab mereka,” tambahnya.

Guru lainnya juga menyampaikan bahwa ketidakhadiran listrik sangat merugikan, terutama dalam pelaksanaan asesmen berbasis komputer yang menuntut fasilitas memadai.

Mereka berharap Dinas Pendidikan Halmahera Selatan segera turun tangan untuk menindaklanjuti persoalan tersebut dan memberikan solusi konkret.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 36, Ridwan, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa sebelum renovasi, ruangan kelas telah memiliki instalasi listrik.

Ia mengatakan bahwa kini pihak sekolah terpaksa menarik kabel dari kantor untuk memenuhi kebutuhan penerangan di ruang belajar siswa.

“Kami sangat berharap pihak kontraktor bisa kembali dan menyelesaikan apa yang belum rampung. Setidaknya beri penjelasan apakah instalasi listrik memang tidak termasuk dalam tanggung jawab mereka, supaya kami bisa mengajukan kembali ke Dinas,” terang Ridwan.

Ketika dikonfirmasi, Arwin selaku perwakilan CV ABBSAY MULTIKARYA mengatakan bahwa instalasi listrik memang tidak tercantum dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB) proyek renovasi tersebut.

Ia juga mengklaim bahwa kabel lama yang sebelumnya terpasang sudah dalam kondisi tidak layak pakai.

“Kalau mau instalasi baru, itu harus diajukan ke Dinas. Kami hanya bekerja sesuai RAB, dan tidak bisa menambah item pekerjaan tanpa persetujuan. Tapi kalau sekolah butuh, saya bersedia menyumbang lampu, hanya saja instalasinya memang mahal,” jelas Arwin kepada HabarIndonesia.id.

Arwin juga menyarankan agar ke depan pengadaan renovasi fisik dan mobiler dipisahkan agar transparansi anggaran lebih jelas.

Ia berharap koordinasi antara sekolah, komite, dan Dinas Pendidikan bisa segera dilakukan agar persoalan listrik ini cepat tertangani.

Ia bahkan menyarankan opsi pemanfaatan energi terbarukan seperti panel surya sebagai solusi jangka panjang.

Dengan berbagai harapan dan saran yang telah disampaikan, para guru dan pihak sekolah berharap agar masalah ini segera mendapat perhatian dari Dinas Pendidikan Halmahera Selatan.

“Kami hanya ingin siswa-siswi kami belajar dengan nyaman dan maksimal. Semoga masalah ini cepat selesai,” pungkas Hardi.

(Munces)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:14 WIT

Permenhut 8/2026 Disosialisasikan di Ternate, RKTN Jadi Arah Perencanaan Kehutanan Daerah

Selasa, 15 September 2026 - 21:40 WIT

Wamen Ossy, Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Senin, 14 September 2026 - 16:36 WIT

Koperasi TKBM Ternate Tegaskan Legalitas Lahan Akehuda, Sengketa Masuk Tahap Penyidikan

Senin, 14 September 2026 - 00:37 WIT

Masyarakat Manfaatkan Waktu Akhir Pekan untuk Mengurus Keperluan Pertanahan dengan PELATARAN

Senin, 14 September 2026 - 00:18 WIT

15 Tahun Mengabdi di NHM, Septian Sam Tuntut Pesangon Rp1,8 Miliar Kini Mala Ditahan

Minggu, 13 September 2026 - 10:38 WIT

Sinergi Tiga Pilar Jadi Kunci Percepatan Peralihan Hak Terintegrasi 10 Hari

Minggu, 13 September 2026 - 10:12 WIT

Empat Bidang Tanah Diukur BPN di Akehuda Dikawal Polisi, Warga Minta Dokumen Diperiksa Terbuka

Jumat, 11 September 2026 - 20:09 WIT

Kejari Halbar Diminta Kawal Proyek Revitalisasi Sekolah agar Sesuai Mekanisme Swakelola

Berita Terbaru