TERNATE, HabarIndonesia.id – Bank Rakyat Indonesia (BRI) memastikan bahwa proses penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), khusus bagian sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) serta nelayan di wilayah Maluku Utara, berjalan sesuai dengan prosedur perbankan yang ketat dan tidak ada Intervensi luar.
Selain itu, Sorotan dari anggota DPR Maluku Utara tentang isu liar yang beredar mengenai indikasi pungutan liar (pungli) dalam program subsidi KUR nelayan di wilayah Halmahera Barat (Halbar), Yang kemudian berada di media sosial. Rabu, 07/10/26
Pihak BRI, melalui Manager Bisnis Mikro Bank BRI , M.Rizal Zainuddin menegaskan bahwa pihaknya tidak mengetahui adanya praktik pungli dan kami menjamin operasional internal mereka berjalan bersih.
“Kalau di luar BRI, mohon maaf saya tidak tahu. Karena di BRI, kami melaksanakan pelayanan ini sudah sesuai dengan bank teknis dan prosedurnya. Pengawasan internal kami sangat ketat, bahkan yang sudah disalurkan pun akan diperiksa oleh bagian audit,” ungkap Rizal pada media saat di temui langsung.
Ia mengimbau agar masyarakat maupun awak media untuk melakukan validasi langsung ke titik sumber informasi agar tidak terjadi simpang siur.
“Saya yakin insyaallah tidak ada di BRI. Namun, jika sampai ditemukan ada oknum internal yang bermain, kami pasti akan menindak tegas. Kami bekerja mandiri berdasarkan syarat ketentuan bank, tanpa ada intervensi dari pihak manapun termasuk dinas terkait,” Ujar Rizal
Lanjutnya, Kuota KUR diprediksi habis Lebih cepat. mengenai ketersediaan kuota KUR secara nasional untuk tahun anggaran 2026, BRI menginformasikan bahwa berdasarkan historis tahun-tahun sebelumnya, kuota subsidi biasanya habis sebelum masa penutupan di bulan Desember.
“Kalau mengikuti histori, biasanya tidak sampai Desember sudah habis. Paling lambat itu di awal November atau bahkan bisa jadi di akhir Oktober ini sudah selesai. Namun untuk kepastian habis atau tidaknya, serta apakah ada penambahan kuota, kami masih menunggu update resmi dari kantor pusat,” jelasnya.
Lanjutnya, untuk wilayah Maluku Utara sendiri, penyaluran KUR tidak hanya bertumpu pada satu bank atau satu kantor cabang saja.
Lebih jauh kata dia, Terdapat tiga kantor cabang utama BRI yang membagi wilayah pelayanan, Cabang Ternate (membawahi Ternate, Halbar, Halsel, dan Sula),
Ia juga menyampaikan, cabang Soasio Tidore (membawahi Sofifi, Haltim, dan Halteng), serta Cabang Tobelo (membawahi Tobelo, Morotai dan Kao). Selain BRI, bank-bank Himbara lain seperti Mandiri dan BNI juga turut menyalurkan program KUR ini.
Ia juga meminta masyarakat yang menemui kendala atau memiliki keluhan untuk langsung mendatangi unit kerja terdekat, Agar keluhan, Informasi serta keinginan masyarakat bisa tercapai sesuai dengan keinginan.
(Agis)






