PT Siantan Ternate Terapkan Sistem Ganjil-Genap untuk Penyaluran Solar

- Wartawan

Rabu, 30 September 2026 - 09:56 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Perwakilan PT Sianta Ternate di kelurahan Mangga Dua. Selasa, (29/09/26). Dok. Agis.

Kantor Perwakilan PT Sianta Ternate di kelurahan Mangga Dua. Selasa, (29/09/26). Dok. Agis.

TERNATE, HabarIndonesia.id — PT Siantan Ternate mulai menerapkan sistem penyaluran solar berdasarkan nomor polisi kendaraan berpelat ganjil dan genap.

Kebijakan ini dilakukan untuk memastikan seluruh konsumen Roda Empat mendapatkan jatah di tengah keterbatasan pasokan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di Kota Ternate.

Kebijakan tersebut diterapkan setelah pihak perusahaan melakukan audiensi dengan Pertamina untuk membahas pemenuhan kebutuhan solar di wilayah Ternate.

Perwakilan PT Siantan Ternate, Ramli, mengatakan sistem ganjil-genap diterapkan untuk memberikan kesempatan yang lebih merata kepada seluruh konsumen.

Menurutnya, sistem antrean sebelumnya yang tidak membatasi kendaraan berdasarkan nomor polisi, yang membuat sebagian pengendara tidak kebagian solar.

“Tujuan saya bikin begitu supaya semua dapat. Selama ini saya kasih semua masuk, akhirnya yang lain tidak dapat,” ujar Ramli saat ditemui di kantornya, Selasa 29/9/2026

Ramli menyebut, sistem ganjil-genap tersebut baru diuji coba satu kali dan masih dalam tahap evaluasi untuk melihat efektivitasnya di lapangan.

“Baru kemarin satu kali. Kita mau lihat bagaimana. Kalau bagus, saya jalani,” kata Ramli pada media.

Menurut Ramli, pembatasan tersebut terpaksa dilakukan karena pasokan solar yang diterima PT Siantan Ternate masih terbatas, yakni sekitar 5.000 liter dalam setiap kali pengiriman.

Lanjutnya, pada uji coba pertama yang diperuntukkan bagi kendaraan berpelat nomor genap, sistem tersebut dinilai cukup efektif. Stok solar yang tersedia bahkan masih tersisa hingga Senin, setelah sebelumnya didistribusikan pada Sabtu.

Dalam penerapannya, kata dia, kendaraan berpelat nomor ganjil dan genap akan mendapatkan giliran penyaluran pada jadwal yang berbeda, dengan jatah maksimal 60 liter per kendaraan sesuai dengan Barkotnya.

Namun, menurut Ramli, aturan tersebut bersifat fleksibel. Jika terjadi lonjakan antrean kendaraan dari kedua kelompok secara bersamaan, pihak perusahaan akan mengurangi jatah menjadi 25 liter per kendaraan agar stok solar dapat dibagikan secara merata.

Ramli menegaskan, kebijakan ganjil-genap bukan dimaksudkan untuk membatasi akses masyarakat terhadap solar, melainkan sebagai upaya menciptakan pemerataan distribusi di tengah keterbatasan pasokan.

Terlebih jauh, kata dia, sejumlah konsumen dari luar daerah, seperti Halmahera, juga bergantung pada pasokan solar di Ternate karena ketersediaan BBM jenis tersebut di wilayah mereka masih terbatas.

“Kasihan juga, karena kalau semua masuk, akhirnya yang lain tidak dapat, seperti dari Halmahera. Solar cuma ada di sini, sementara di sana belum datang,” pungkas Ramli.

(Agis)

Berita Terkait

Pembinaan Produktif Lapas Ternate, Warga Binaan Bertani, Beternak hingga Hasilkan Pendapatan
Tongkang Diduga Milik Warga Bitung Dipersoalkan, Pemdes Laigoma Akui Tak Pegang Dokumen Kepemilikan
Pelta Minta Polda Malut Usut Perbedaan Keterangan Kuasa Hukum NHM dan Kapolres Halut
Jalani Perawatan, AKP Abdul Haris Serahkan Kasat Binmas Halsel, KBO Ditunjuk sebagai Plt
Material Proyek Jalan Jikohai Diduga dari Galian C Tak Berizin, APH Diminta Periksa Semua Pihak
Polsek Pulau Bacan Bergerak Malam Hari, Perkuat Patroli KRYD
Pelta Malut Soroti Perbedaan Keterangan kuasa Hukum PT NHM dan Kapolres Halut, dalam Kasus Septian Sam
77 Jam Kerja per Pekan dan Kecelakaan Berujung Amputasi, PT Cahaya Bintang Diadukan ke Disnaker

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 01:11 WIT

Bassam Tegaskan 550 Ribu Bibit Kelapa Harus Hidup, Berbuah dan Tingkatkan Pendapatan Petani

Rabu, 30 September 2026 - 01:04 WIT

Bassam Fokus Bangun Dapil III 2027, Air Bersih hingga Jalan Jadi Prioritas

Selasa, 29 September 2026 - 20:32 WIT

Lahan 10 Hektare Siap, BLK Halsel Rp72 Miliar Mulai Dibangun Oktober

Senin, 28 September 2026 - 20:18 WIT

Pimpin Apel Gabungan, Bupati Bassam Tekankan ASN Harus Bekerja dengan Integritas

Jumat, 25 September 2026 - 23:49 WIT

Bupati Bassam Perkuat Kerangka Regulasi Halsel Lewat Lima Ranperda Tahun 2027

Kamis, 24 September 2026 - 21:50 WIT

Bupati Bassam, Dakwah Harus Hadir di Tengah Persoalan KDRT dan Kekerasan Anak

Kamis, 24 September 2026 - 19:14 WIT

Hadiri Sinkronisasi Listrik desa ESDM, Sekda Haltim Dorong Percepatan Pemerataan Listrik di Pedesaan

Kamis, 24 September 2026 - 14:22 WIT

Pelantikan IKT Haltim 2026–2030, Sultan Tidore dan Bupati Ubaid Yakub Tekankan Persatuan

Berita Terbaru