Wagub Malut Soroti Keterlambatan SRT 1 Halut, Progres Baru Capai 91 Persen

- Wartawan

Selasa, 29 September 2026 - 20:53 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wagub Malut, H. Sarbin Sehe, bersama Bupati, Piet Hein Babua, Sekda Halut, Pimpinan OPD Teknis Terkait, Camat Kao, serta Perwakilan Hutama Karya menggelar rapat terbatas membahas Keterlambatan penyelesaian pembangunan SRT 1.Selasa, (29/9/2026). Dok. Humas ADPIM

Wagub Malut, H. Sarbin Sehe, bersama Bupati, Piet Hein Babua, Sekda Halut, Pimpinan OPD Teknis Terkait, Camat Kao, serta Perwakilan Hutama Karya menggelar rapat terbatas membahas Keterlambatan penyelesaian pembangunan SRT 1.Selasa, (29/9/2026). Dok. Humas ADPIM

HALUT, HabarIndonesia.id – Wakil Gubernur Maluku Utara, H. Sarbin Sehe, merespons cepat keterlambatan penyelesaian pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 dengan menggelar rapat terbatas bersama Bupati Halmahera Utara, Sekda Halmahera Utara, Pimpinan OPD Teknis Terkait, Camat Kao, serta Perwakilan Hutama Karya pada Selasa (29/9/2026).

Imbas pembangunan yang belum rampung, pembelajaran bagi siswa baru Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 mengalami penundaan, termasuk pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang belum dapat dilaksanakan sesuai dengan jadwal.

Sarbin Sehe tidak menampik adanya keterlambatan dalam penyelesaian proyek tersebut.

Ia mendorong Pemerintah Daerah bersama pemangku kepentingan ( stakeholder ) terkait, termasuk pihak kontraktor, untuk terus melakukan langkah konkret monitoring terhadap progres pembangunan.

Lebih lanjut, Wagub menilai keterlambatan ini telah mencederai kepercayaan rakyat karena janji yang disampaikan pemerintah tidak ditepati. Ia menuding kelalaian ini terjadi karena kegagalan pihak ketiga (kontraktor) dalam menyelesaikan pembangunan sesuai dengan tenggat waktu.

“Sekarang yang dirugikan siapa? Balik lagi yaitu masyarakat, anak-anak kita yang sudah nunggu kesal. Ada orang tua juga yang marah. Ini persoalannya. Saya sudah sampaikan kepada pengusaha agar membangun kepercayaan, nyatanya demikian,” kata Sarbin Sehe dengan nada tegas.

Berdasarkan informasi yang dihimpun selama jalannya rapat, pembangunan SRT 1 ditargetkan rampung pada awal September agar kegiatan MPLS dapat dimulai pada 22 September.

Namun, menjelang awal Oktober, proyek belum rampung sepenuhnya. Hal ini membuat sekitar 310 siswa dan para tenaga pendidik harus menunda aktivitas pembelajaran.

“Saat ini progres pembangunan di angka 91%, minggu ke-3 bulan Oktober semua akan selesai,” papar perwakilan HK menimpali.

Sementara itu, Bupati Halmahera Utara, Piet Hein Babua, mengapresiasi respons cepat Wakil Gubernur dan OPD terkait atas perhatian dan dukungan dalam mempercepat pembangunan agar bisa mengejar target pemerintah.

“Apresiasi kepada respon cepat Pak Wagub dalam keterlambatan pembangunan, semoga sinergi ini terus diperkuat hingga seluruh kebutuhan sekolah rakyat dapat terselesaikan,” ujar Bupati.

Menutup kesempatan itu, Wagub pun mendorong serta mengajak semua pihak, termasuk pimpinan pemerintah daerah, agar turut aktif mengawal pembangunan sekolah rakyat ini sehingga bisa selesai tepat waktu dan difungsikan sebagaimana mestinya.

“Sekolah Rakyat ini diharapkan dapat menjadi solusi untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi di berbagai daerah di Indonesia, termasuk Maluku Utara. Hal ini sesuai visi misi Presiden Prabowo Subianto. Anak-anak kurang mampu bisa bersekolah di sini agar tidak membebani keluarga. Semuanya gratis, mulai dari seragam, makan, asrama, dan lain-lain,” pungkasnya.

Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya bersama Pemerintah Provinsi Maluku Utara dalam memastikan program prioritas nasional berjalan dengan baik.

Respons cepat yang ditunjukkan Wagub menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah daerah di tengah masyarakat, khususnya dalam momen-momen taktis yang membutuhkan penanganan segera.

(Gus).

Berita Terkait

Pendidikan Malut Didorong Naik Kelas, Kemendikdasmen Fokus Perkuat SMK dan Literasi Siswa
Gubernur Sherly, Anggaran Miliaran Harus Berbuah Sekolah Layak dan Prestasi Siswa
Pemuda Tauro Ici Gelar Maulid Nabi, Perkuat Persaudaraan dan Kerukunan Antarumat Beragama
Bedah Tiga Buku Pemikiran Nasaruddin Umar Warnai Dies Natalis ke-60 IAIN Ternate
UMMU Siap Jadi Tuan Rumah MUNAS FPIP-PTM dan Seminar Internasional
Semarak HUT RI ke-81, MTs Negeri 1 Pulau Morotai Gelar Panggung Ekspresi dan Lomba Tradisional
STTAR Ternate dan GSI Semarakkan HUT RI ke-81 dengan Tujuh Lomba
Hasby Yusuf Salurkan Al-Qur’an dan Iqra ke TPQ Nurul Imam di Kao

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 01:11 WIT

Bassam Tegaskan 550 Ribu Bibit Kelapa Harus Hidup, Berbuah dan Tingkatkan Pendapatan Petani

Rabu, 30 September 2026 - 01:04 WIT

Bassam Fokus Bangun Dapil III 2027, Air Bersih hingga Jalan Jadi Prioritas

Selasa, 29 September 2026 - 20:32 WIT

Lahan 10 Hektare Siap, BLK Halsel Rp72 Miliar Mulai Dibangun Oktober

Selasa, 29 September 2026 - 20:02 WIT

BUMD Malut Didorong Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Penyumbang PAD

Jumat, 25 September 2026 - 23:49 WIT

Bupati Bassam Perkuat Kerangka Regulasi Halsel Lewat Lima Ranperda Tahun 2027

Kamis, 24 September 2026 - 21:50 WIT

Bupati Bassam, Dakwah Harus Hadir di Tengah Persoalan KDRT dan Kekerasan Anak

Kamis, 24 September 2026 - 19:14 WIT

Hadiri Sinkronisasi Listrik desa ESDM, Sekda Haltim Dorong Percepatan Pemerataan Listrik di Pedesaan

Kamis, 24 September 2026 - 14:22 WIT

Pelantikan IKT Haltim 2026–2030, Sultan Tidore dan Bupati Ubaid Yakub Tekankan Persatuan

Berita Terbaru