Berita  

Rumah Korban Bencana Pulau Hiri Belum Diperbaiki, Warga Kecewa Janji Pemkot Ternate

TERNATE, Pulau Hiri – HabarIndonesia.id – Rumah milik warga di Pulau Hiri, Kelurahan Dorari Isa, Kota Ternate, yang mengalami kerusakan berat akibat hujan deras disertai angin kencang hingga kini belum juga diperbaiki. Kondisi bangunan masih sama seperti pasca-bencana, tanpa adanya perubahan atau perbaikan berarti.

Bencana alam tersebut terjadi beberapa waktu lalu dan berdampak pada rumah milik Sahil, warga setempat.

Pemerintah Kota Ternate melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sebelumnya menyampaikan bahwa kebutuhan perbaikan rumah akan ditanggung oleh pemerintah daerah, sebagaimana amanah yang disampaikan Sekretaris Daerah Kota Ternate. Namun, realisasi bantuan dinilai tidak sesuai dengan janji awal.

Hal ini disampaikan Bobi, anak dari Sahil, saat ditemui awak media di lokasi rumah pada Minggu, 4 Januari 2025. Ia mengaku kecewa karena bantuan yang diberikan tidak mencukupi untuk memperbaiki kerusakan rumah yang tergolong berat.

“Awalnya mereka datang dan menyampaikan bahwa semua kerusakan rumah akan ditanggungjawabkan, tetapi kenyataannya tidak sesuai dengan apa yang disampaikan di awal,” ujar Bobi.

Menurutnya, bantuan dari Pemerintah Kota Ternate melalui BPBD hanya sebesar Rp8 juta. Dana tersebut, kata Bobi, hanya cukup untuk membeli kayu balok sebanyak dua kubik, sementara kebutuhan material lainnya masih sangat banyak.

“Uang itu hanya bisa dipakai untuk beli kayu balok, sementara kebutuhan lain masih belum terpenuhi,” jelasnya.

Bobi merinci sejumlah material yang hingga kini belum terealisasi, di antaranya tambahan kayu balok satu kubik, seng sebanyak 100 lembar, besi 30 batang (staf), serta semen 25 sak.

Seluruh kebutuhan tersebut, kata dia, sangat diperlukan untuk memperbaiki kerusakan rumah sesuai kondisi yang ada.

“Semua kebutuhan tambahan itu belum direalisasikan sama sekali, padahal itu sesuai dengan tingkat kerusakan rumah dan kalau sesuai dengan uang tersebut tidak cukup,” katanya.

Meski demikian, Bobi mengaku masih berharap adanya bantuan dari pihak lain yang sebelumnya sempat datang meninjau lokasi. Ia juga berharap tidak ada lagi janji yang diberikan tanpa kejelasan realisasi seperti yang disampaikan Pemerintah Kota Ternate.

“Saya dan keluarga berterima kasih kepada Pemerintah Kota Ternate atas bantuan yang sudah diberikan, meski sedikit. Tapi ke depan, jangan terlalu banyak memberi harapan dan janji. Kalau bisa membantu semampunya, sampaikan sesuai kemampuan,” pungkas Bobi.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *