Rakerwil NasDem Maluku Utara Hasilkan Rekomendasi Strategis untuk DPP dan Pemerintah Daerah

TERNATE — HabarIndonesia.id – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Provinsi Maluku Utara menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) sebagai tindak lanjut Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Partai NasDem di Makassar.

Rakerwil ini menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis, baik untuk internal partai, Dewan Pimpinan Pusat (DPP), maupun pemerintah daerah, dengan tujuan memperkuat kelembagaan partai dan meningkatkan kinerja elektoral ke depan. Minggu, 11/01/26.

Rakerwil yang berlangsung selama dua hari tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus DPW, DPD kabupaten/kota, DPC kecamatan, serta melibatkan 118 kecamatan se-Maluku Utara.

Kegiatan ini juga mendapat perhatian langsung dari DPP Partai NasDem yang hadir dan memantau jalannya agenda hingga selesai.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) Partai NasDem Wilayah Maluku Utara, Muhlis Tapi Tapi, menjelaskan bahwa Rakerwil membagi pembahasan ke dalam tiga komisi utama.

Komisi A membahas penyusunan program kerja internal DPW Partai NasDem periode 2005–2009, Komisi B membahas program eksternal partai, sementara Komisi C merumuskan rekomendasi strategis yang akan disampaikan kepada DPP dan pemerintah daerah.

“Yang paling penting dari Rakerwil ini adalah rekomendasi Partai NasDem, baik untuk DPP maupun pemerintah provinsi dan kabupaten/kota. Semua pikiran-pikiran strategis dirumuskan secara bersama dan disampaikan secara komprehensif,” ujarnya.

Salah satu rekomendasi penting yang dihasilkan adalah usulan kepada Pemerintah Provinsi Maluku Utara untuk meninjau kembali nomenklatur nama provinsi.

Menurut NasDem, nama “Maluku Utara” berpotensi menimbulkan persepsi administratif seperti kabupaten, sebagaimana Maluku Tengah, Maluku Tenggara, atau Maluku Barat Daya.

“Kami mendorong Pemprov Maluku Utara untuk menjajaki pendapat masyarakat, melibatkan akademisi dan tokoh masyarakat, terkait kemungkinan perubahan atau penambahan nama provinsi agar lebih mencerminkan identitas provinsi secara utuh,” jelasnya.

Sementara itu, Koordinator Wilayah (Korwil) Partai NasDem Maluku Utara, Helmi Umar Muksin, menilai Rakerwil ini sebagai momentum penting konsolidasi partai di daerah. Ia menyebut suasana dan dinamika kelembagaan NasDem di Maluku Utara menunjukkan optimisme baru.

“Sebagai Korwil, saya mengamati langsung jalannya Rakerwil ini. Program-program kelembagaan yang dibahas menunjukkan bahwa NasDem Maluku Utara telah melampaui tahapan dasar dan memasuki fase penguatan yang lebih matang,” kata Helmi.

Ia juga menyoroti keseriusan DPP Partai NasDem yang untuk pertama kalinya mengirim jajaran elitnya untuk berada selama dua hari dua malam di Ternate guna memantau langsung proses pelantikan hingga penutupan Rakerwil.

“Ini membuktikan adanya perhatian serius DPP terhadap NasDem Maluku Utara, termasuk dalam pemetaan kondisi sosial-politik daerah sebagai bekal memperbaiki prestasi elektoral ke depan,” tambahnya.

Helmi menegaskan, DPP menargetkan pengembalian kursi DPR RI dari Maluku Utara serta peningkatan jumlah kursi di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Kunci utama untuk mencapai target tersebut, menurutnya, adalah soliditas kader.

Sekretaris Wilayah Partai NasDem Maluku Utara, Abdul Rahim Odeyani, menambahkan bahwa Rakerwil menjadi ruang diskusi terbuka bagi seluruh kader, mulai dari tingkat kecamatan hingga provinsi, untuk merespons isu-isu strategis yang berkembang di tengah masyarakat.

“Selama dua hari ini, kader NasDem duduk bersama, berdiskusi, bahkan berdebat secara konstruktif tentang persoalan-persoalan Maluku Utara. Sebagai partai politik, NasDem tidak boleh diam,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa rekomendasi Rakerwil terbagi dalam tiga segmen utama, yakni rumusan program kerja internal, rekomendasi kepada pemerintah daerah dan pihak eksternal, serta pandangan strategis yang akan didorong ke DPP untuk mengakomodasi aspirasi daerah.

“Ada rekomendasi yang perlu dipublikasikan ke media, dan ada pula yang bersifat internal. Semua itu merupakan bagian dari tanggung jawab NasDem dalam membaca dan merespons kondisi institusional Provinsi Maluku Utara,” pungkasnya.

Dengan berakhirnya Rakerwil ini, DPW Partai NasDem Maluku Utara menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat soliditas organisasi, memperjuangkan aspirasi daerah, serta meningkatkan peran politik NasDem di Maluku Utara pada pemilu mendatang.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *