TERNATE — HabarIndonesia.id – Musyawarah Daerah (Musda) VI Partai Golkar Provinsi Maluku Utara berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan dan optimisme dalam menjaga eksistensi serta kemenangan partai di wilayah tersebut. Minggu 12/04/26.
Ketua DPD Partai Golkar Maluku Utara, Aliens Mus, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas kehadiran Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, yang dinilai memiliki peran besar dalam menjaga stabilitas nasional, termasuk kestabilan harga BBM bersubsidi.
Ia juga menekankan pentingnya doa dan dukungan agar kepemimpinan nasional terus diberi kekuatan dan kesehatan dalam menjaga bangsa Indonesia.
Dalam forum tersebut, Aliens Mus melaporkan bahwa Partai Golkar di Maluku Utara masih menjadi kekuatan politik yang dipercaya masyarakat.
Keberhasilan tersebut, menurutnya, merupakan hasil kerja kolektif seluruh kader, pengurus DPD II, serta anggota legislatif di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.
Selain itu, ia menyoroti potensi besar sektor pertambangan di Maluku Utara yang belum sepenuhnya memberikan dampak maksimal bagi kesejahteraan masyarakat.
Ia berharap adanya perhatian lebih dari pemerintah pusat agar dana bagi hasil dan penyerapan tenaga kerja lokal dapat ditingkatkan.
“Banyak anak muda kita membutuhkan pekerjaan. Kami berharap perusahaan-perusahaan tambang dapat memberikan ruang bagi mereka agar tidak terjadi pengangguran,” ujarnya.
Sementara itu, Sekjen DPP Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, bersama jajaran pengurus pusat lainnya turut memberikan dukungan terhadap konsolidasi dan strategi pemenangan partai di wilayah Indonesia Timur.
Kehadiran sejumlah kepala daerah, tokoh senior partai, serta gubernur perempuan pertama Maluku Utara, Sherly Tjoanda, semakin memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan Partai Golkar.
Di akhir sambutannya, Aliens Mus menegaskan komitmennya untuk merangkul seluruh kader tanpa terkecuali dan mengajak seluruh elemen partai untuk meninggalkan perbedaan demi persatuan.
“Politik itu berbeda untuk bersama. Kita harus tetap solid demi kemenangan Partai Golkar dan kesejahteraan masyarakat Maluku Utara,” tegasnya.
Selain itu Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa terdapat tiga agenda utama dalam Musda, yakni evaluasi laporan pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, penyusunan program kerja dan rekomendasi, serta pemilihan Ketua DPD yang baru.
Lebih lanjut, Bahlil menekankan bahwa tidak ada partai politik yang mampu bertahan dan sukses tanpa konsolidasi yang kuat. Oleh karena itu, ia meminta seluruh kader untuk menghindari perpecahan dan menjadikan Musda sebagai ajang persatuan.
“Siapapun yang terpilih sebagai ketua harus mampu merangkul seluruh kader. Tidak boleh ada lagi perpecahan di dalam tubuh partai,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa Partai Golkar adalah milik seluruh rakyat Indonesia, bukan kelompok tertentu, sehingga seluruh kader harus mengedepankan politik kesejahteraan yang inklusif.
(Ala)













