Berita  

GEMUSBA Mulai Konsolidasi Organisasi, Dibuka Langsung Sultan Ternate

TERNATE — HabarIndinesia.id – Generasi Muda Sultan Baabullah (GEMUSBA) resmi memulai tahapan konsolidasi organisasi melalui pertemuan perdana pengurus harian dan anggota yang berlangsung khidmat dan bersejarah.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Sultan Ternate ke-XLIX, Sultan Hidayatullah Sjah II, selaku Dewan Pembina GEMUSBA, sebagai penegasan dukungan penuh Kesultanan terhadap peran strategis generasi muda.

Pertemuan perdana pengurus harian dan anggota GEMUSBA sekaligus pembukaan tahapan konsolidasi organisasi serta rekrutmen dan pembentukan struktur kepengurusan periode berjalan. Selasa, 30/12/25.

Kegiatan ini dihadiri dan dibuka langsung oleh Sultan Ternate ke-XLIX Sultan Hidayatullah Sjah II, Ketua GEMUSBA Jo Ngofa (OFA) Ismuulsujud, jajaran pengurus harian, tokoh perintis GEMUSBA Iwan (Sekretaris Kesultanan Ternate/Tulilamo), serta sekitar 90 anggota GEMUSBA dari berbagai latar belakang pemuda.

Pertemuan berlangsung pada tahap awal konsolidasi organisasi GEMUSBA periode berjalan. Kegiatan dilaksanakan di Kota Ternate, dengan kehadiran peserta secara langsung dan melalui kanal daring Google Meet.

Pertemuan ini digelar sebagai langkah awal penguatan organisasi, regenerasi kepemimpinan pemuda, serta upaya meneguhkan peran GEMUSBA dalam menjaga marwah Kesultanan Ternate, pelestarian adat istiadat, dan nilai perjuangan Sultan Baabullah di tengah tantangan zaman modern.

Pertemuan berlangsung secara khidmat dengan rangkaian sambutan, refleksi sejarah, serta pemaparan arah organisasi.

Dalam sambutannya, Sultan Ternate menegaskan bahwa generasi muda memiliki tanggung jawab sejarah, tidak hanya menjadikan masa lalu sebagai simbol kebanggaan, tetapi sebagai fondasi moral dalam menghadapi dinamika zaman.

“Nilai-nilai perjuangan Sultan Baabullah harus menjadi landasan etika dan karakter generasi muda, bukan sekadar romantisme sejarah,” ujar Sultan saat Sambutan.

Sultan juga menekankan bahwa GEMUSBA bukan organisasi seremonial, melainkan wadah pembinaan karakter, etika, dan kepemimpinan pemuda yang harus dijalankan dengan disiplin, adab, serta tanggung jawab kepada masyarakat dan Kesultanan Ternate.

Sementara itu, tokoh perintis GEMUSBA, Iwan, menyampaikan refleksi historis mengenai lahirnya GEMUSBA pada tahun 1998 bersama Sultan Ternate, serta menegaskan pentingnya kesinambungan perjuangan pemuda lintas generasi.

Secara struktural, GEMUSBA saat ini dipimpin oleh Jo Ngofa (OFA) Ismuulsujud sebagai Ketua dan Andi Heriawan Kube sebagai Sekretaris.

Adapun Pengurus Harian yang telah terbentuk meliputi Adrajid Kasten sebagai Ketua Harian, Taukan Hariman Latuconsina sebagai Wakil Ketua Harian I, Ardian Kader sebagai Wakil Ketua Harian II, dan Miranti Buamona sebagai Sekretaris Harian.

Ketua GEMUSBA, Ofa Ismuulsujud, menegaskan bahwa organisasi akan dijalankan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), dengan tata kelola modern namun tetap berakar kuat pada nilai adat.

“GEMUSBA adalah ruang pengabdian, bukan sekadar struktur. Di sini kita belajar adab sebelum jabatan, tanggung jawab sebelum kepentingan,” tegasnya.

Melalui momentum ini, lanjut Ofa Ismuulsujud, GEMUSBA secara resmi membuka diri bagi generasi muda untuk bergabung sebagai anggota maupun pengurus, dengan komitmen menjaga adat, menghormati Kesultanan, serta berkontribusi nyata bagi masyarakat dan masa depan daerah.

“Kegiatan ini sekaligus menegaskan posisi GEMUSBA sebagai organisasi pemuda yang sah, berlegitimasi Kesultanan, dan relevan dalam menjawab tantangan zaman,” tutupnya Ofa Ismuulsujud.

(Ardian Momole)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *