Ecobhineka Muhammadiyah Maluku Utara Gelar Evaluasi dan Monitoring Program Lingkungan Lintas Iman

- Wartawan

Selasa, 26 Agustus 2025 - 06:28 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE — HabarIndonesia.id. Komitmen terhadap pelestarian lingkungan dan penguatan kerukunan lintas iman kembali ditunjukkan oleh Ecobhineka Muhammadiyah Maluku Utara melalui kegiatan Evaluasi dan Monitoring Desa Dampingan yang digelar di Kelurahan Sulamadaha dan Tabanga, Kota Ternate.

Mengusung tema “Pendalaman Desa Dampingan Berbasis Lingkungan Melalui Pupuk Kompos dan Daur Ulang Sampah Oleh Perempuan dan Pemuda Lintas Iman”, kegiatan ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan aksi nyata di tengah masyarakat.

Kegiatan ini tak hanya sekadar agenda evaluasi program, tetapi juga menjadi ajang edukasi lingkungan yang menyasar isu-isu krusial seperti pengelolaan sampah organik dan nonorganik.

Di tengah meningkatnya ancaman terhadap lingkungan hidup, keterlibatan langsung masyarakat khususnya perempuan dan pemuda lintas iman dianggap sebagai langkah strategis dalam membangun desa yang tangguh dan berkelanjutan secara ekologis.

Sejumlah pihak turut ambil bagian dalam kegiatan ini, di antaranya warga Kelurahan Sulamadaha dan Tabanga, perwakilan PKK Kota Ternate, Dinas Pertanian, GPM, tokoh agama, serta Lurah Sulamadaha, Bapak Buang M. Zen, yang secara resmi membuka kegiatan.

Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dan lintas iman dalam menjaga harmoni sosial dan ekologi.

“Kegiatan ini adalah contoh nyata bagaimana pemuda-pemudi dengan semangat persaudaraan membangun negeri ini menjadi lebih baik dan bermanfaat,” ujarnya.

Ketua Koordinator Ecobhineka, Marias Kaupun, menjelaskan bahwa produksi pupuk kompos dan daur ulang sampah bukan hanya memberi dampak ekologis, tapi juga membuka peluang ekonomi kreatif di tingkat lokal.

“Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kesadaran lingkungan, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi, memperkuat kerukunan antarumat beragama, dan membentuk karakter warga yang peduli terhadap bumi,” ungkapnya.

Salah satu momen paling menginspirasi datang dari pernyataan Ibu RT 01 Kelurahan Sulamadaha, Margareta Sanu. Ia menyampaikan bahwa program Ecobhineka bukan hanya sebuah kegiatan, melainkan gerakan sosial.

“Di dalamnya ada kepedulian terhadap bumi, ada semangat menjaga Bhinneka, dan ada kerjasama lintas komunitas demi kebaikan bersama. Ini bukti bahwa kita semua peduli,” tuturnya.

Hal senada disampaikan oleh tokoh agama dari Gereja GKPMI Immanuel Tabanga, Ibu Pendeta Noryanti Tarussy. Dalam refleksinya, ia menekankan nilai spiritual dari aksi lingkungan.

“Apa yang kita lakukan mungkin terlihat sederhana, tapi sesungguhnya sangat berarti. Kita sedang menanam benih kebaikan, merawat keberagaman, dan menjaga lingkungan agar tidak punah. Kita tidak hanya bicara angka, tapi juga kisah dan nilai,” katanya penuh makna.

Pimpinan Daerah Muhammadiyah Maluku Utara, Ibu Sitna Usman, S.Pd., menegaskan pentingnya sinergi semua unsur masyarakat dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

“Perubahan tidak datang dari satu pihak saja. Dibutuhkan kolaborasi lintas sektor, tokoh agama, organisasi sosial, dan tentu partisipasi aktif warga. Menjaga lingkungan adalah bagian dari iman dan tanggung jawab sosial kita bersama,” jelasnya.

Lanjut Maria, Melalui kegiatan ini, Ecobhineka Muhammadiyah Maluku Utara memperlihatkan bahwa pengelolaan lingkungan hidup bisa menjadi ruang perjumpaan antar iman, antar generasi, dan antar kepentingan yang berbeda demi tujuan bersama.

Evaluasi bukan hanya soal laporan, tapi juga pembelajaran kolektif bahwa bumi adalah warisan bersama yang harus dijaga hari ini, untuk masa depan yang lebih adil dan lestari.

(Etos)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:14 WIT

Permenhut 8/2026 Disosialisasikan di Ternate, RKTN Jadi Arah Perencanaan Kehutanan Daerah

Selasa, 15 September 2026 - 21:40 WIT

Wamen Ossy, Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Senin, 14 September 2026 - 16:36 WIT

Koperasi TKBM Ternate Tegaskan Legalitas Lahan Akehuda, Sengketa Masuk Tahap Penyidikan

Senin, 14 September 2026 - 00:37 WIT

Masyarakat Manfaatkan Waktu Akhir Pekan untuk Mengurus Keperluan Pertanahan dengan PELATARAN

Senin, 14 September 2026 - 00:18 WIT

15 Tahun Mengabdi di NHM, Septian Sam Tuntut Pesangon Rp1,8 Miliar Kini Mala Ditahan

Minggu, 13 September 2026 - 10:38 WIT

Sinergi Tiga Pilar Jadi Kunci Percepatan Peralihan Hak Terintegrasi 10 Hari

Minggu, 13 September 2026 - 10:12 WIT

Empat Bidang Tanah Diukur BPN di Akehuda Dikawal Polisi, Warga Minta Dokumen Diperiksa Terbuka

Jumat, 11 September 2026 - 20:09 WIT

Kejari Halbar Diminta Kawal Proyek Revitalisasi Sekolah agar Sesuai Mekanisme Swakelola

Berita Terbaru