37 Pemilik Lahan di Loleo Jaya Belum Terima Ganti Rugi Jalur Listrik ke Koubalabala

- Wartawan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:49 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasat Reskrim Polres Halmahera Selatan Iptu Wahyu Hermawan. Dok. Istimewa.

Kasat Reskrim Polres Halmahera Selatan Iptu Wahyu Hermawan. Dok. Istimewa.

HALSEL, HabarIndonesia.id – Sebanyak 37 warga pemilik lahan di Desa Loleo Jaya, Kecamatan Kasiruta Timur, Kabupaten Halmahera Selatan, mengaku belum menerima pembayaran ganti rugi atas lahan yang digunakan untuk pembangunan jalur jaringan listrik menuju Desa Koubalabala.

Polemik tersebut menjadi sorotan karena listrik kini telah menyala di Desa Koubalabala. Namun, hak para pemilik lahan yang digunakan untuk jalur tiang listrik tersebut belum sepenuhnya diselesaikan.

Kesepakatan pembayaran sebelumnya dibahas dalam rapat yang melibatkan Kepala Desa Loleo Jaya Fajri Ramli, Kepala Desa Koubalabala Baihaki Sabelah, aparat kepolisian, serta masyarakat.

Dalam kesepakatan itu, pembagian tanggung jawab pembayaran disebut sebesar 70 persen menjadi tanggung jawab Kepala Desa Koubalabala Baihaki Sabelah, sedangkan 30 persen menjadi tanggung jawab Kepala Desa Loleo Jaya Fajri Ramli.

Namun, hingga kini kesepakatan tersebut belum sepenuhnya direalisasikan. Warga mempertanyakan pembayaran yang masih menggantung, sementara pembangunan jaringan listrik telah selesai dan manfaatnya telah dinikmati masyarakat.

Salah satu pemilik lahan, Hi Rusatam, menegaskan bahwa masyarakat tidak pernah menolak pembangunan jaringan listrik. Warga, kata dia, hanya menuntut hak mereka dibayarkan sesuai dengan kesepakatan yang dibuat sebelum pekerjaan dimulai.

Sementara itu, Kepala Desa Loleo Jaya Fajri Ramli menegaskan bahwa bagian 30 persen yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Desa Loleo Jaya telah disiapkan.

“Untuk anggaran Desa Loleo Jaya 30 persen, saya sudah siapkan. Kalau mau diambil, silakan. Tinggal warga menunggu kepastian dari Kepala Desa Koubalabala sesuai kesepakatan,” ujar Fajri.

Dengan pernyataan tersebut, perhatian warga kini tertuju pada realisasi bagian 70 persen yang menjadi tanggung jawab Kepala Desa Koubalabala Baihaki Sabelah sebagaimana kesepakatan yang telah dibuat.

Di tengah polemik yang belum menemukan penyelesaian, Kasat Reskrim Polres Halmahera Selatan Iptu Wahyu Hermawan saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya akan menelusuri persoalan tersebut jika terdapat laporan resmi dari masyarakat.

“Jika ada laporan, kami telusuri,” tegas Wahyu.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa apabila masyarakat membuat laporan resmi, persoalan itu akan ditelusuri oleh pihak kepolisian sesuai dengan kewenangan dan ketentuan hukum yang berlaku.

Warga berharap persoalan ini segera diselesaikan tanpa harus menunggu laporan hukum maupun konflik di lapangan. Kesepakatan yang dibuat sebelum pembangunan, menurut mereka, harus dihormati dan hak masyarakat tidak dibiarkan berlarut-larut.

Listrik telah menyala di Desa Kubala Bala. Kini, 37 pemilik lahan di Loleujaya menunggu kepastian mengenai pembayaran atas lahan yang digunakan untuk pembangunan jaringan listrik tersebut.

(Ian/Ed: Riff)

Berita Terkait

Haltim Jadi Tuan Rumah HKG PKK ke-54, Produk Unggulan Desa Siap Dipamerkan 11 Kontingen
Perjuangkan Infrastruktur Sesuai Kebutuhan Daerah, PUPR Malut Bahas Konektivitas Jalan Bersama DPD RI
Gelar Rakor, Baznas Haltim Sepakati Infak dan Sedekah Rp20 Ribu bagi ASN yang Belum Penuhi Nisab Zakat
Sekda Haltim Tegaskan Koordinasi OPD Jadi Kunci Percepatan MCSP RBS 2026
Wabup Helmi Pantau Proyek Jalan Lapen Loleojaya, Pastikan Infrastruktur Bermanfaat bagi Warga
Bupati Bassam Ultimatum Kepala OPD, Jangan Lindungi ASN Bolos, TTP Bisa Berujung Sanksi
Momentum HUT ke-27 Malut, BRI Perkuat Ekonomi Nelayan dan Layanan Kesehatan Masyarakat
Sherly Tjoanda Ajak Warga Malut Perkuat Kerukunan dan Baku Sayang demi Kemajuan Daerah

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:47 WIT

SAMURAI Minta Pemprov Malut Usut Dugaan Permainan Harga Kelapa dan Lindungi Petani Halut

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:15 WIT

BRI Cabang Ternate Sosialisasikan Layanan QLola dan Pinjaman Multiguna kepada Pegawai Kejati Maluku Utara

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:23 WIT

BRI dan Dinas Perikanan Halbar Salurkan Kartu KUSUKA, Dorong Pemberdayaan Pelaku Usaha Pesisir

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:46 WIT

Sekda Haltim Tekankan Empat Kunci Pengendalian Inflasi, Harga, Pasokan, Distribusi dan Komunikasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:44 WIT

10 Kopdes Merah Putih Ternate Lolos Verifikasi, Pemkot Disiapkan Jadi Pengerak Ekonomi Kelurahan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:51 WIT

Isu Pungli KUR Nelayan di Halbar Beredar, BRI Pastikan Penyaluran Sesuai Prosedur

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:39 WIT

Sekda Ricky, Pemkab Haltim Komitmen Tekan Stunting, Insentif Disalurkan kepada 404 Penerima

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:51 WIT

99 Warga Maba Tengah Terima Insentif, Sekda Haltim Tegaskan Perkuat Kesehatan Ibu dan Anak

Berita Terbaru